Menaker Tepis UU Cipta Kerja Dibuat untuk Mudahkan TKA

    Annisa ayu artanti - 08 Oktober 2020 20:43 WIB
    Menaker Tepis UU Cipta Kerja Dibuat untuk Mudahkan TKA
    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: MI/Moh. Irfan.
    Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menepis Undang-Undang Cipta Kerja disusun untuk mengakomodir kemudahan tanaga kerja asing (TKA) bekerja di Tanah Air.

    Ia menjelaskan, dalam payung hukum baru tersebut mengatur sistem kerja TKA lebih kompleks. Mulai dari penentuan jabatan kerja, pengaturan waktu kerja, hingga kewajiban memiliki kompetensi bagi TKA yang ingin menduduki jabatan tertentu.

    "Jadi tidak semua jabatan bisa di tempati oleh TKA. Hanya jabatan tertentu dan waktu tertentu," kata Ida dalam Sosialisasi UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Selain itu, Ida juga menjelaskan, pemberi kerja juga wajib memiliki dan melaporkan rencana penggunaan TKA kepada pemerintah pusat. Dengan begitu pemerintah pusat bisa mengawasi secara langsung penggunaan TKA.

    "Justru di situ (UU Cipta Kerja) lebih kuat pengaturannya karena disahkan oleh pemerintah pusat," imbuhnya.

    Ida juga menambahkan, di dalam Undang-Undang Cipta Kerja mencantumkan larangan kepada pemberi kerja perseorangan mempekerjakan TKA.

    "Kemudian pemberi kerja orang perseorangan dilarang mempekerjakan TKA," pungkasnya.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id