comscore

Cara Kominfo Dukung Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Angga Bratadharma - 18 Desember 2020 16:30 WIB
Cara Kominfo Dukung Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19
Gedung Kominfo. FOTO: Setkab
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mendukung upaya pemulihan ekonomi Indonesia usai terhantam pandemi covid-19. Salah satu dukungan yang dilakukan ialah mendistribusikan informasi yang benar dan bermanfaat kepada masyarakat terkait penanganan covid-19.

"Pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin untuk penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," kata Staf Khusus Kominfo bidang IKP, Transformasi Digital dan hubungan Antar-Lembaga Rosarita Niken Widiastuti, dalam Iconomics PR Person Award 2020, Jumat, 18 Desember 2020.
Dalam hal ini, lanjut Rosarita, Kominfo ditunjuk sebagai pengelola tim komunikasi penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi yang secara khusus diminta melakukan sosialisasi mengenai vaksin dan upaya pemulihan ekonomi. Ia meminta kerja sama kepada pihak terkait agar tugas yang diamanahkan bisa berjalan maksimal.

"Kami sangat membutuhkan kerja sama dari para profesional Public Relations (PR) untuk memberikan dukungan atau bersama-sama dengan pemerintah menghadapi situasi akhir-akhir ini," ucapnya.

Menurutnya kerja sama dengan pihak terkait sangat dibutuhkan mengingat sekarang ini digitalisasi terus meningkat dari waktu ke waktu. Berdasarkan data yang ia miliki diungkapkan ekonomi Indonesia saat ini merupakan terbaik kedua setelah Tiongkok dan di antara G20 menjadi negara dengan pertumbuhan e-commerce tercepat.

"Pertumbuhan e-commerce Indonesia sangat tajam hingga 91 persen selama pandemi ini. Pengguna internet juga meningkat. Kalau tahun lalu pengguna internet masih 64 persen maka saat ini pengguna internet sudah 73,7 persen sehingga ini menjadi peluang besar (terutama) bagi PR untuk bisa mengembangkan diri dan beradaptasi," tukasnya.

Di sisi lain, ia mengatakan, Kominfo yang notabennya adalah 'humas' pemerintah menyadari terdapat tantangan di bidang kehumasan atau PR. Pertama bagaimana merespons era digital di industri 4.0. Kedua, adanya virtual lifestyle dengan semua aktivitas yang dilakukan berbasis virtual.

Ketiga, kebutuhan hidup bukan lagi bicara soal kebutuhan sekunder, tersier, atau bicara soal aktualisasi diri tetapi kembali lagi bagaimana bisa memenuhi kebutuhan dasar. "Di tengah pandemi seperti sekarang ini kebutuhan kita kembali lagi kepada kebutuhan dasar yang nomor satu tentunya kesehatan lalu makan," ucapnya.

Lebih lanjut, Rosarita mengajak semua pihak terkait untuk bersama-sama bisa mengelola komunikasi dan memberikan klarifikasi di tengah banjirnya informasi seperti sekarang ini, terutama menyaring informasi yang dikategorikan sebagai informasi hoaks. Hal itu menjadi penting agar informasi yang disebarkan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Oleh karena itu tentu dengan bergandeng tangan kita semua dapat mengatasi situasi pandemi ini," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id