Aksi Touring Bisa Angkat Potensi Wisata Daerah

    Husen Miftahudin - 04 April 2021 13:47 WIB
    Aksi <i>Touring</i> Bisa Angkat Potensi Wisata Daerah
    Komunitas Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mensosialisasikan wisata bermotor khususnya roda dua, Foto : Kemenparekraf.



    Jakarta: Komunitas Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Kemenparekraf) berupaya untuk mendongkrak potensi desa wisata dan memperbaiki peluang bisnis di destinasi wisata, sekaligus mensosialisasikan wisata bermotor khususnya roda dua dengan menyelenggarakan kegiatan bertajuk Tikungan (Telusuri, Dukung, Jalani) Nusantara.

    Dalam 'Tikungan Nusantara' dihelat virtual tour yang diselenggarakan di Dusun Pengkol bertempat di Edu Wisata Kopi, Dusun Butuh bertempat di Griyo Butuh, serta Nepal Van Java di Kabupaten Magelang. Rangkaian puncak 'Tikungan Nusantara' dilakukan dengan kegiatan touring bersama dari Kantor Kecamatan Kaliangkrik menuju Dusun Pengkol menuju Dusun Butuh yang juga diikuti perwakilan Kadin, Hipmi, MES, PWOI, masyarakat, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.






    Ketua Umum Gemawira Diantri Lapian mengatakan dengan adanya roadshow ke desa-desa wisata menggunakan sepeda motor, diharapkan dapat lebih memperkenalkan desa wisata dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Selain karena alam yang bagus juga karena budaya dan kearifan lokal serta sejarahnya.

    "Dipilihnya wisata roda dua lantaran kendaraan tersebut memiliki jumlah pengguna yang sangat banyak di Indonesia dan mampu digunakan untuk mencapai lokasi-lokasi wisata yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat," ungkap Diantri dalam keterangan resminya, Minggu, 4 April 2021.

    Pada kegiatan jelajah desa wisata menggunakan sepeda motor, Sandiaga Uno juga menjajal langsung kemampuan sepeda motor listrik karya anak bangsa yang ramah lingkungan, Gesits. Dalam event 'Tikungan Nusantara' ini juga diperkenalkan prototype dari motor listrik yang dapat dilipat dan merupakan hasil karya anak bangsa, Villano.

    "Keunggulan dari motor ini adalah bisa dilipat dan masuk ke bagasi dengan berat 70 kilogram. Selain irit dan baterai yang tahan lama, motor ini juga sangat ramah terhadap lingkungan," ucapnya.

    Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua Umum Gemawira Diantri Lapian dengan Herie Marjanto dari Indonesia Respon. MoU tersebut untuk menjalin kerja sama sosial kepada pelaku parekraf dan masyarakat di desa-desa wisata.

    Rencananya, event 'Tikungan Nusantara' akan diselenggarakan secara rutin oleh Gemawira dan didukung Kemenparekraf. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan desa-desa wisata berbasis kemasyarakatan atau komunitas yang mengedepankan peran serta masyarakat dalam pengembangan desa wisata.

    "Dengan begitu, masyarakat juga turut serta dalam meningkatkan dan memanfaatkan potensi ekonomi yang dihasilkan dari desa wisata," tutup Diantri.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id