Erick Thohir Tegaskan Tidak Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19

    Annisa ayu artanti - 20 Januari 2021 20:22 WIB
    Erick Thohir Tegaskan Tidak Ada <i>Chip</i> di Dalam Vaksin Covid-19
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan tidak ada chip di dalam vaksin covid-19. Ia bilang, yang ada adalah barcode pada kemasan vaksin yang dibuat untuk mempermudah distribusi vaksin.

    "Kemarin juga dalam pendistribusian 1,2 juta vaksin pertama kita gunakan sistem barcode. Jadi bukan vaksinnya di dalamnya ada chip yang dimasukkan ke badan kita," kata Erick dala rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI, Rabu, 20 Januari 2021.






    Ia menjelaskan, barcode tersebut terdapat pada kemasan vial atau botol vaksin dan kota-kotak pembungkusnya. Barcode tersebut memberikan informasi mengenai vaksin tersebut

    "Tapi ini barcode, di botol vaksinnya, ketika masuk ke dalam kotak vaksin, kotak vialnya, itu sudah jelas bahwa vaksin ini ada vial sekian. Jadi kalau di dalam kotak itu ada 10 botol, diambil satu langsung ketahuan," tuturnya.

    Adanya barcode tersebut juga diklaim memudahkan pendistribusian vaksin real time. Adapun pemerintah telah mendistribusikan 1,2 juta vaksin ke seluruh provinsi Indonesia sejak awal Januari 2021.

    "Nah kotak (yang berisi vaksin) ini masuk ke kotak yang lebih besar, lalu dimasukkan ke tempat pendingin yang dikirim melalui truk. Truknya ini juga terlihat bahwa dari Bandung ke Aceh melalui apa kelihatan jalannya karena teknologi telepon GPS sudah ada," jelasnya.

    Sebelumnya, Juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito juga telah membantah berita bohong atau hoaks terkait penanaman chip atau komponen manajemen sistem yang bisa melacak masyarakat yang telah divaksin.
     
    "Pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa berita itu adalah berita bohong atau hoaks. Tidak ada chip di dalam vaksin," kata Wiku.

    Wiku menjelaskan kode yang diisukan pada vaksin merupakan barcode yang menempel di botol cairan vaksin. Barcode bertujuan untuk pelacakan distribusi produk vaksin.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id