KAI Tambah 6 Stasiun untuk Layani Tes GeNose C19

    Eko Nordiansyah - 13 Februari 2021 16:23 WIB
    KAI Tambah 6 Stasiun untuk Layani Tes GeNose C19
    Penumpang kereta menggunakan GeNose C19 di stasiun - - Foto: Medcom/ Cindy



    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan menambah enam stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 per 15 Februari 2021. Sebelumnya layanan ini hanya tersedia di dua stasiun, yaitu Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta.

    "Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Februari 2021.

    Dengan penambahan ini, total ada delapan stasiun yang melayani tes GeNose C19 tersebut. Adapun keenam stasiun yakni Stasiun Gambir, Solo Balapan, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi.




    Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada. Joni menambahkan layanan ini akan terus ditambahkan secara bertahap dengan biaya Rp20 ribu untuk seatu kali tes.

    "Jumlah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 akan terus ditambah secara bertahap. Sejak dibuka pada 3 Februari 2021 sampai dengan 12 Februari 2021, KAI telah melayani 21.530 peserta GeNose C19 di stasiun," ungkapnya.

    Sesuai Surat Edaran (SE) Kemenhub No 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jam keberangkatan.

    Syarat Untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19. Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

    "KAI akan memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah. Penambahan penyediaan layanan ini juga merupakan perwujudan dari dukungan KAI bangga buatan Indonesia," tutup Joni.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id