Industri E-Sports Jadi Peluang di Tengah Pandemi

    M Sholahadhin Azhar - 14 November 2020 10:46 WIB
    Industri E-Sports Jadi Peluang di Tengah Pandemi
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Industri e-sports memiliki menjadi peluang peningkatan perekonomian di tengah pandemi virus korona (covid-19). Bisnis tersebut menciptakan ekosistem berupa kompetisi antarpemain yang menggerakkan roda perekonomian.

    "Ternyata e-Sports ini bisa menjadi secercah cahaya. Bahwa kita bukan hanya bisa menggerakkan dari segi prestasi tapi juga dari segi industri," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar (PB) Esports Indonesia, Sandiaga Uno, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 14 November 2020.

    Dia membeberkan perjalanan industri e-Sports yang mulai berkembang sejak 2018. Demi mengakomodasi itu, PB Esports Indonesia dibentuk pada 2019.  Menurut Sandiaga, industri tersebut telah membuat inovasi yang menggerakkan perekonomian lewat lapangan pekerjaan yang terbuka luas.

    Baca: Pelajar Depok Juarai Turnamen Esport

    “E-sports tahun lalu industri yang bisa membuka lapangan kerja dengan total lebih dari 15 triliun  perputaran ekonominya,” kata Sandiaga.

    Hal tersebut diharapkan menjadi sumbangsih di tengah pandemi. Mengingat pasar industri tersebut sangat besar.

    Pihaknya akan terus mendorong, tak hanya pembinaan, namun juga pembangunan ekosistem. Menurut dia, potensi e-sports di Indonesia sangat menjanjikan.

    "Bukan hanya segi uangnya tapi juga lapangan kerja dan juga sumber penghasilan bagi atletnya. Tapi juga bagi coacahnya dan begitu banyak peluang untuk perusahaan perusahaan Indonesia menciptakan nilai tambah dalam ekosistem industri esports,” kata dia.

    PB Esports menggelar kompetisi Free Fire antarpelajar sekolah menengah dan sederajat Jabodetabek. Total Rp500 juta disiapkan untuk 12 tim terbaik.

    Sebanyak 10 ribu lebih peserta dari 500 sekolah berpartisipasi. Sebanyak 12 tim ditentukan sebagai pemenang pada Jumat, 13 November 2020.

    ketua umum PB Esports Indonesia Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan menyebut banyak bibit-bibit anak muda yang berpartisipasi, juga mengikuti kompetisi di kancah internasional. Pihaknya memiliki tanggung jawab membesarkan mereka.

    Khusus untuk juara 1 sampai 10 berhak mendapatkan uang pembinaan untuk sekolah masing-masing senilai Rp20 juta.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id