Sandiaga Uno Motivasi Pelaku UMKM Parekraf Batam untuk Manfaatkan Digitalisasi

    Husen Miftahudin - 23 Januari 2021 10:45 WIB
    Sandiaga Uno Motivasi Pelaku UMKM Parekraf Batam untuk Manfaatkan Digitalisasi
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. FOTO: Kemenparekraf



    Batam: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memotivasi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam unjuk gigi demi bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi covid-19. Sandi ingin pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor parekraf saling bergandengan tangan.

    Dalam diskusinya dengan pelaku UMKM parekraf di Batam, Sandi menyebutkan bahwa bisnis dan usaha pariwisata dan ekonomi kreatif terjadi penurunan drastis. Penjualan produk-produk ekonomi kreatif dan wisata anjlok cukup dalam.






    "Hal ini dikarenakan ditutupnya perbatasan kita dan tidak adanya wisatawan dari Singapura maupun Malaysia," ucap Sandi, dalam dialog bersama pelaku usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Hotel Grand I, Batam, Kepulauan Riau, dalam dari siaran persnya, Sabtu, 23 Januari 2021.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan para pelaku usaha parekraf di Batam mengalami pendapatan yang anjlok akibat tidak adanya wisatawan yang masuk ke wilayah tersebut. Sebab, akses perbatasan masuknya turis asing masih ditutup pemerintah guna mencegah masuknya strain baru covid-19 ke Indonesia.

    "Ini perlu kita sikapi karena pembatasan sosial berskala besar atau PPKM dan ditutupnya perbatasan merupakan tindakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Karena itu saya memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dengan menggunakan akselerasi dan digitalisasi," tuturnya.

    Sandi tidak ingin para pelaku usaha parekraf berdiam diri tanpa beraksi untuk bangkit dari keterpurukan. Sandi meminta para pelaku UMKM parekraf di Batam membuat ide cemerlang meski pandemi masih terjadi. Pelaku usaha, lanjutnya, juga diharapkan beradaptasi di tengah-tengah pandemi dan melambatnya ekonomi.

    "Mereka harus mampu untuk mencari produk-produk yang bisa dijual kepada wisatawan domestik, karena produk-produk yang sekarang diminati seperti sport tourism, wisata berbasis alam terbuka, wisata yang berbasis edukasi, wisata yang berbasis kekayaan budaya kita," ujar dia.

    Aksi untuk membangkitkan ekonomi di sektor parekraf tentu harus dibarengi dengan kompak oleh pelaku usaha Parekraf itu sendiri. Oleh karena itu Sandi mengajak seluruh pemangku kepentingan sektor parekraf di Batam untuk bergandengan tangan agar mampu keluar dari keterpurukan ekonomi.

    "Saya ingin mengajak kepada UMKM ini untuk saling membantu, saling mensupport karena kadang-kadang kita asyik berkompetisi, kita lupa berkolaborasi. Dengan berkolaborasi, pasar domestik yang selama ini didominasi oleh produk-produk asing bisa semakin didominasi produk-produk karya anak-anak bangsa UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif," harap Sandi.

    Namun demikian, Sandi selalu mengingatkan agar pelaku usaha parekraf Batam untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Seperti diketahui, selama ini Kota Batam dan Pulau Bintan menjadi destinasi wisata warga Singapura lantaran letaknya yang berdekatan.

    Terkait hal tersebut, Sandi punya ide untuk menerapkan strategi Travel Bubble, namun strategi ini masih terus dibahas dengan kementerian terkait. Travel Bubble merupakan kesepakatan dengan negara lain untuk membuka akses lalu lintas orang.

    "Saya sudah berjanji akan kita mencoba memfasilitasinya (Travel Bubble) dengan Ibu Menlu (Menteri Luar Negeri), Pak Menteri Hukum dan HAM, dan Pak Menkes (Menteri Kesehatan)," tutup Sandi.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id