Optimalisasi Kualitas SDM Perlu Ditingkatkan via Literasi Teknologi

    Angga Bratadharma - 05 Desember 2020 12:02 WIB
    Optimalisasi Kualitas SDM Perlu Ditingkatkan via Literasi Teknologi
    Ketua MPR Bambang Soesatyo. FOTO: MPR
    Jakarta: Kadin Indonesia mencatat hingga awal Oktober 2020 sudah lebih dari 6,4 juta pekerja di PHK. Sementara data Kementerian Keuangan mencatat pandemi covid-19 telah menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran sebanyak 2,67 orang, sehingga per November 2020 total jumlah pengangguran mencapai 9,77 juta orang.

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti tingginya angka PHK selama pandemi covid-19. Ia mengatakan perusahaan beralasan perampingan jumlah sumber daya manusia yang berujung pada PHK terpaksa dilakukan karena pandemi covid-19 menyebabkan kelesuan geliat perekonomian sehingga mengakibatkan turunnya pendapatan.

    "Sementara beban pembiayaan tenaga kerja tetap konstan. Agar PHK tak semakin meluas, selain dukungan pemerintah melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), perusahaan juga perlu mengoptimalisasi SDM melalui adaptasi dan peningkatan literasi teknologi," ujar Bamsoet, sapaan akrabnya, dalam keterangan resminya, Sabtu, 5 Desember 2020.

    Karena selama pandemi covid-19 interaksi sumber daya manusia dibatasi, lanjutnya, menyebabkan banyak kegiatan pekerjaan terpaksa dilaksanakan dari rumah atau melalui pemanfaatan platform digital, yang menuntut komunikasi aktif melalui pemanfaatan internet dan teknologi informasi. Cara ini seharusnya tidak menimbulkan kendala yang berarti.

    "Karena berdasarkan hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), hingga kuartal II-2020, tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 73,7 persen. Artinya, ada sekitar 196,7 juta jiwa penduduk Indonesia telah dapat menggunakan akses internet," papar Bamsoet.

    Dirinya menekankan langkah dan kebijakan apapun yang dilakukan untuk mengoptimalkan peran SDM di masa pandemi covid-19 tetap harus menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan di atas kepentingan bisnis. Artinya, perlu dilakukan langkah-langkah penyesuaian.

    Misalnya, ia memberikan contoh, lingkungan dan tempat kerja diatur sedemikian rupa sehingga dapat memberikan perlindungan kesehatan yang aman, baik secara fisik maupun psikologis. "Ini penting, karena di masa pandemi kondisi psikologis masyarakat juga turut terdampak secara signifikan. Perasaan aman dan nyaman tentu menjadi salah satu kunci," tuturnya.

    Lebih lanjut, Bamsoet mengimbau para pekerja yang tetap bekerja di kantor ataupun di rumah agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. "Mengingat persebaran covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Pada beberapa hari kemarin angka penambahan jumlah kasus harian dapat mencapai lebih dari 5.000 kasus per hari," pungkas Bamsoet.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id