Industri Hulu Migas Kembali Salurkan Bantuan Oksigen

    Suci Sedya Utami - 31 Juli 2021 15:30 WIB
    Industri Hulu Migas Kembali Salurkan Bantuan Oksigen
    Ilustrasi bantuan oksigen medis - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta TNI AD bersinergi dalam penyediaan oksigen untuk penanganan covid-19. Kali ini, bantuan tersebut disalurkan kepada Pusat Kesehatan TNI AD.

    "Bantuan yang kami salurkan saat ini adalah 380 buah tabung oksigen kontribusi dari KKKS Petrochina International sebagai bagian dari bantuan sekitar 1.500 tabung oksigen dengan kapasitas tiga m3 dan 6 m3 yang akan dikontribusikan oleh KKKS lainnya," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, dikutip Sabtu, 31 Juli 2021.

     



    Sebelumnya, industri hulu migas telah menyerahkan bantuan tujuh buah iso tank, yang terdiri dari tiga buah iso tank dengan kapasitas masing-masing 18 ton dari KKKS ENI yang akan diserahkan kepada Pemprov Kaltim dan Kalsel, serta empat buah iso tank dengan kapasitas masing-masing 17 ton dari KKKS BP yang akan digunakan untuk mendukung penyediaan oksigen di Jawa.

    Dwi mengatakan pihaknya terus berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dalam upaya penanganan dampak pandemi covid-19, dengan merespons kebutuhan tabung oksigen yang sangat besar saat ini, termasuk rumah sakit jajaran TNI AD.

    "Kami berharap bantuan tabung ini dapat memberikan arti dan mendukung pusat kesehatan TNI AD dalam penanganan pasien covid-19," ungkap Dwi.

    Kepala Staf TNI AD Andika Perkasa mengatakan saat ini pihaknya memiliki 95 unit rumah sakit di seluruh Indonesia. Ia mengatakan dalam satu bulan ini pihaknya merasakan beban yang cukup berat akibat pasien yang bertambah berkali-kali lipat. Selain itu sekitar 20 persen tenaga medis TNI AD terinfeksi covid-19, dan sisanya 80 persen tenaga medis tidak seluruhnya untuk menangani covid-19 sehingga ia mengaku sangat kewalahan.

    "Kami juga mengalami keterbatasan dalam mendapatkan obat dan oksigen, sehingga kami mengucapkan banyak terima kasih kepada SKK Migas, KKKS, dan Kadin yang telah membantu pengadaan barang-barang yang diperlukan. Bantuan ini akan langsung dikirim ke Pusat Kesehatan TNI AD," lanjut Andika.

    Sementara Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyebutkan pihaknya siap mendukung terkait koordinasi pengisian dan operasional kegiatan.

    "Karena saat ini kita tidak hanya berjuang untuk kesembuhan pasien namun juga untuk pemulihan ekonomi nasional. Dengan gotong royong kita bisa mewujudkannya," jelas Arsjad.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id