15.659 Rekening Penerima Subsidi Gaji tak Bisa Tersalurkan di Tahap I

    Antara - 07 September 2020 22:14 WIB
    15.659 Rekening Penerima Subsidi Gaji tak Bisa Tersalurkan di Tahap I
    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: Medcom.id.
    Jakarta: Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per Jumat, 4 September 2020 mencatat subsidi gaji telah diberikan kepada 2.310.974 pekerja yang memiliki pendapatan kurang dari Rp5 juta dalam penyaluran tahap pertama.

    Jumlah itu merepresentasikan 92,44 persen dari total penerima bantuan subsidi upah (BSU) tahap pertama yaitu sebesar 2,5 juta pekerja.

    "Pada penyaluran subsidi gaji/upah tahap satu, jumlah rekening yang tidak dapat disalurkan sebanyak 15.659 rekening penerima. Adapun rekening yang masih dalam proses penyaluran 173.367 penerima," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam keterangan resminya, dikutip dari Antara, Senin, 7 September 2020.

    Menurut Menaker Ida, penyebab subsidi gaji itu tidak bisa disalurkan karena adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, rekening telah dibekukan, dan rekening tidak sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

    Karena itu dia meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), yang melakukan verifikasi data rekening calon penerima, untuk berkomunikasi dengan segala pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan pelaporan data tersebut.

    Proses penyaluran subsidi gaji tahap kedua sendiri sudah dimulai per Jumat, 4 September 2020, setelah Kemenaker menyelesaikan pemeriksaan ulang atau check list data yang sudah diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Namun, berbeda dengan tahapan sebelumnya dalam tahap kedua pemerintah akan menyalurkan BSU kepada tiga juta pekerja.

    Kemenaker telah memberikan data tiga juta calon penerima kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang kemudian menyerahkan dana BSU kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur.

    Bank-bank milik negara itu kemudian menyalurkan BSU, yaitu berupa Rp600 ribu per bulan selama empat bulan atau total Rp2,4 juta, ke rekening pribadi pekerja baik rekening sesama bank Himbara atau bank swasta.

    Kemenaker menargetkan BSU akan dapat disalurkan kepada seluruh 15,7 juta pekerja sesuai yang ditargetkan pemerintah pada pertengahan September 2020.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id