KKP Himpun Data di Wilayah Kalimantan Kelola Terumbu Karang

    Antara - 20 September 2020 08:52 WIB
    KKP Himpun Data di Wilayah Kalimantan Kelola Terumbu Karang
    Terumbu Karang. Foto : MI.
    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghimpun data dan informasi terumbu karang di wilayah Kalimantan dalam rangka memperkuat pengelolaan terumbu karang di kawasan perairan nasional.

    Plt. Sekretaris Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Agus Dermawan menyatakan hal itu sejalan dengan hasil resolusi International Coral Reef Initiative (ICRI) dan Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Karang di Indonesia 2017-2021.

    Agus menegaskan Indonesia bersama Monako dan Australia selaku Ketua Bersama ICRI berkomitmen untuk melindungi dan mengelola terumbu karang dari dampak buruk perubahan iklim dan membangun ketahanan terumbu karang.

    "ICRI mendorong 200 negara anggotanya untuk meningkatkan monitoring karang dan pelaporan di tingkat nasional dan regional. ICRI juga mendorong anggota dan mitranya untuk berkontribusi dalam pengamatan pemutihan karang termasuk data dan informasi lain yang relevan," ujar Agus, dikutip dari Antara, Minggu, 20 September 2020.

    Sementara itu, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL) Andi Rusandi menyampaikan perairan Indonesia mempunyai daya lenting 41 persen dibandingkan negara lainnya yang berkisar 10 persen, maka dari itu terumbu karang merupakan suatu kekuatan bagi Indonesia yang harus dikelola.

    "Dari 2,5 juta hektar luas terumbu karang di Indonesia, sebanyak satu juta hektare telah dilindungi melalui pembentukan kawasan konservasi perairan,” kata Andi.

    Menurut Andi, saat ini data mengenai terumbu karang masih kurang dan tidak berkelanjutan. Untuk itu, kerja sama pemerintah, LSM, perguruan tinggi dan mitra lainnya di seluruh Indonesia sangat diperlukan dalam penyusunan database karang Indonesia.

    Ia juga menekankan pentingnya dibentuk jejaring pemantauan terumbu karang untuk mengatasi kompleksitas masalah pengelolaan terumbu karang, terutama untuk mengatasi permasalahan keterbatasan penelitian dan survei, data yang tersebar di banyak instansi, dan kejadian pemutihan karang massal di Indonesia.

    Senada dengan Direktur KKHL, Kepala BPSPL Pontianak Getreda M. Hehanussa mengatakan upaya konservasi terumbu karang di Kalimantan perlu dilakukan secara bersama-sama.

    Untuk itu, BPSPL Pontianak bersama pemangku kepentingan di Kalimantan tengah menghimpun data-data dan informasi terumbu karang di Kalimantan untuk dijadikan database terumbu karang Kalimantan.

    "Buku database ini diharapkan dapat berguna bagi tingkat regional dan internasional," ujar Getreda.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id