Holding Perkebunan Nusantara Minta PTPN VII Perbaiki Manajemen Panen

    Antara - 17 September 2020 11:19 WIB
    Holding Perkebunan Nusantara Minta PTPN VII Perbaiki Manajemen Panen
    Perkebunan. Foto : MI.
    Musi Banyuasin: Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) meminta manajemen PTPN VII memperbaiki tata kelola panen karena dinilai belum optimal.

    Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III Holding Mahmudi mengatakan manajemen panen itu harus diperbaiki mulai dari memastikan kematangan Tanda Buah Segar (TBS) hingga memungut brondolan buah sawit.

    “Saya mengamati secara langsung bahwa potensi untuk meraih keuntungan lebih besar sangat terbuka di sini (perkebunan milik PTPN VII), asalkan lebih ketat saat panen,” kata Mahmudi, dikutip dari Antara, Kamis, 17 September 2020.

    Mahmudi menggunakan sepeda motor menyisir kebun sawit PTPN VII Unit Betung Kerawo didampingi Senior Executive Vice President (SEVP) Operational I PTPN VII Fauzi Omar dan SEVP II Dicky Tjahyono, Rabu.

    Secara acak Mahmudi mengamati detail tanaman, seperti bekas luka panen, kemudian berondolan sawit hingga kebersihan kebun. Bukan hanya tanaman, Mahmudi juga memperhatikan ketersediaan infrastruktur kebun.

    Mahmudi mengatakan dirinya melakukan inspeksi karena mendapatkan data bahwa terdapat kebun milik PTPN VII yang belum optimal.

    “Adanya permasalahan dalam manajemen panen ini kadang dianggap sebagai hal biasa. Sama halnya saat menilai berondolan, yang selalu dikecilkan padahal nilainya luar biasa jika dikumpulkan,” kata dia.

    Bukan hanya manajemen panen, Mahmudi juga tidak menutup mata terkait belum terpenuhinya infrastruktur hingga sarana dan prasarana produksi di PTPN VII.

    Menurutnya, PTPN Holding sebagai pemegang saham mewakili pemerintah akan memberi perhatian kepada pemenuhan infrastruktur kebun ini.

    Terlepas dari hal itu, penting bagi PTPN VII untuk terus berusaha mecapai keuntungan sebesar-besarnya di tengah keterbatasan finansial.

    Mahmudi meminta semua karyawan dari semua tingkatan menerapkan manajemen keterbukaan agar setiap persoalan dapat ditemukan solusinya.

    Sementara itu, SEVP Operation II PTPN VII Fauzi Omar mengatakan komoditas sawit di wilayah Sumsel menjadi perhatian khusus manjemen PTPN VII. Secara geografis, sawit di wilayah Sumsel sangat berpotensi karena mendapatkan curah hujan yang cukup.

    “Alhamdulilah faktor alam di wilayah Sumsel sangat mendukung untuk sawit. Kami yakin imbas kemarau panjang 2019 bisa segera berakhir dan memulai produksi yang lebih baik,” kata Fauzi.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id