Pilkada Serentak 2020 Wajib Utamakan Protokol Kesehatan

    Annisa ayu artanti - 15 September 2020 11:29 WIB
    Pilkada Serentak 2020 Wajib Utamakan Protokol Kesehatan
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami
    Jakarta: Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir menegaskan Pilkada 2020 harus tetap mengutamakan protokol kesehatan.

    Pasalnya, jika Pilkada sukses tetapi penanganan covid-19 gagal, itu mencerminkan kegagalan calon pemimpin daerah.

    "Pilkada sukses, penanganan covid-19 gagal, adalah kegagalan juga calon-calon pemimpin daerah," kata Erick dalam Kick Off Webinar Series 'Transportasi Sehat Indonesia Maju', Selasa, 15 September 2020.

    Erick mengatakan hal tersebut sudah disampaikan dalam operasi yustisi dengan calon pemimpin daerah bersama KPU dan Bawaslu.

    "Kemarin di operasi yustisi kita mengundang dari pada calon pemimpin-pemimpin daerah bersama KPU dan Bawaslu. Kita buat statement yang sangat keras," ucapnya.

    Sebelumnya Kapolri Jenderal Idham Azis juga telah memerintahkan jajarannya mencegah klaster baru covid-19 selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

    Instruksi tersebut tertuang dalam surat telegram Nomor ST/2607/IX/OPS.2./2020 tertanggal 7 September 2020.

    Surat ditandatangani Kabaharkam Komjen Agus Andrianto. Kaopspus Aman Nusa II-Pencegahan covid-19 Tahun 2020 itu menyebut dalam waktu dekat calon kepala daerah akan memulai melakukan kampanye secara tatap muka dan virtual.
     
    Tahapan tersebut menyebabkan interaksi secara langsung antara peserta pilkada dan masyarakat pemilih.

    "(Tahapan ini) berpotensi menyebabkan munculnya klaster baru covid-19. Oleh karena itu, sesuai arahan pimpinan Polri, kita perkuat pencegahannya," ujar Agus.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id