comscore

Investasi Telkomsel ke GoTo Disebut Majukan Industri Telekomunikasi

Husen Miftahudin - 15 Juni 2022 09:52 WIB
Investasi Telkomsel ke GoTo Disebut Majukan Industri Telekomunikasi
Ilustrasi infrastruktur telekomunikasi. Foto Istimewa.
Jakarta: Komisi VI DPR menggelar rapat panitia kerja (Panja) Investasi BUMN pada Selasa, 14 Juni 2022. Rapat yang melibatkan perusahaan Telkom dan Telkomsel ini dilakukan untuk membahas investasi Telkomsel di  GoTo.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dalam paparannya menjelaskan tahapan-tahapan dari proses investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, termasuk keuntungan-keuntungan yang didapat dari investasi tersebut.
"Kami telah memaparkan secara rinci kepada Komisi VI DPR terkait setiap proses pengambilan keputusan serta dasar atas aksi korporasi Telkomsel yang memutuskan untuk berinvestasi pada GoTo," kata Hendri di Gedung DPR, dikutip Rabu, 15 Juni 2022.

Hendri pun mengungkapkan apresiasinya kepada DPR yang telah memberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan secara komprehensif. "Alhamdulilah tadi sudah kami sampaikan dengan rinci dan lugas. Para anggota parlemen pun telah menyampaikan pesan dan aspirasinya sebagai wujud kepedulian kepada Telkom Grup," ucapnya.

Hendri menegaskan investasi Telkomsel di GoTo adalah murni keputusan profesional, sesuai aturan tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dan mengacu pada business rules yang berlaku. Proses evaluasi dan persetujuan investasi senilai USD450 juta di Gojek dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan penasihat finansial dan legal independen.

Menurutnya pada saat persetujuan investasi 16 November 2020, tidak ada keterlibatan komisaris Telkom. Keputusan investasi hanya sampai pada persetujuan akhir Telkom dan Singtel dalam rapat dewan komisaris Telkomsel.

Selain itu, proses investasi Telkomsel di Gojek juga telah merujuk pada peraturan perundang-undangan dan regulasi yang berlaku, yakni Kitab UU Hukum Perdata; UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; PP Nomor 27 Tahun 1998 tentang Penggabungan, Peleburan, dan Pengambilalihan Perseroan Terbatas; serta anggaran dasar Telkomsel Nomor 69 Tahun 2008.

"Investasi Telkomsel ke GoTo lebih bertujuan menghasilkan value synergic positif untuk menciptakan dan memperkuat ekosistem digital nasional," tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR Haris Turino mengatakan, setelah mencermati penjelasan Direktur Utama Telkom dan Telkomsel dalam Rapat Panja, ia dipahami bahwa investasi tersebut bertujuan untuk pengembangan portofolio bisnis Telkom Grup di tengah tantangan industri telekomunikasi.

"Saya selaku anggota panja dan anggota Komisi VI DPR RI bisa memahami alasan investasi Telkom melalui Telkomsel di GoTo. Investasi ini semata-mata adalah pengembangan portofolio bisnis yang saat ini menghadapi pertumbuhan yang stagnan di industri inti telekomunikasi," kata Haris.

Ia pun menilai investasi tersebut bukan semata-mata untuk memperoleh capital gain jangka pendek, tetapi terciptanya sinergi antara Telkomsel dan GoTo di masa mendatang.

"Besaran dana yang diinvestasikan adalah Rp6,4 triliun dengan harga perolehan sebesar Rp270 per lembar saham. Ini lebih rendah dibandingkan dengan harga IPO sebesar Rp338 per lembar. Jumlah saham yang dimiliki adalah 23,7 juta lembar saham. Kalau dilihat dari harga saham GoTo saat ini, maka sebenarnya Telkom sudah mencetak laba unrealized sebesar Rp2,8 triliun dari investasi tersebut," jelasnya.

Hingga kini, dari hasil investasi di GoTo, Telkomsel telah menikmati nilai sinergi sebesar Rp473,8 miliar pada 2021 dan Rp153,7 miliar pada kuartal I-2022. Sinergis tersebut berasal dari jumlah pengguna Gojek yang menggunakan Telkomsel meningkat 25,7 persen (yoy), penetrasi jumlah pengguna paket swadaya Telkomsel sekitar 92 persen dari total pengemudi Gojek yang menggunakan Telkomsel.

Kemudian pengemudi Gojek sebagai pengecer (reseller) tumbuh 74,3 persen secara tahunan, transaksi pembelian paket di GoPulsa tumbuh 131,8 persen, dan pertumbuhan paket data di aplikasi MyTelkomsel menggunakan GoPay tumbuh 50,4 persen.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id