Pertamina Dirikan SPBU BBM Satu Harga di Sambas

    Arif Wicaksono - 29 November 2020 08:18 WIB
    Pertamina Dirikan SPBU BBM Satu Harga di Sambas
    Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berjenis Kompak diresmikan pada 27 November 2020 oleh Camat Kecamatan Jawai selaku perwakilan Bupati Sambas dan SBM Rayon II Kalbar. Foto : Pertamina.
    Sambas: Masyarakat di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas dan sekitarnya sudah bisa mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga yang sama.

    Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berjenis Kompak diresmikan pada 27 November 2020 oleh Camat Kecamatan Jawai selaku perwakilan Bupati Sambas dan SBM Rayon II Kalbar selaku perwakilan Pertamina wilayah pemasaran Kalimantan Barat.

    SPBU bernomor 64.794.01 berlokasi di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas merupakan salah satu bentuk realisasi dari BBM satu harga.

    Terhitung telah beroperasi di 38 titik BBM satu harga di seluruh Kalimantan. SPBU ini merupakan titik ke 2 yang telah dioperasikan untuk keseluruhan target yang ditugaskan kepada Pertamina untuk wilayah Kalimantan Barat pada 2020.

    “Sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi, tentunya kami dukung penuh program pemerintah apalagi dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyamarataan harga BBM ke pelosok negeri," uar SBM II Kalbar Avip Noor Yulian dalam keterangan resminya, Minggu, 29 November 2020.

    Pada SPBU ini, terdapat fasilitas penyimpanan masing-masing 15 KL untuk produk premium, solar, dan 20 KL untuk produk pertalite.

    Adanya penambahan SPBU Kompak di daerah Jawai, Kabupaten Sambas, sangat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian sebagai Petani dan Nelayan.

    Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp10 ribu per liter atau lebih untuk solar dan premium. Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp6.450 per liter dan solar Rp5.150 per liter.

    Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM, armada Pertamina harus menempuh perjalanan sejauh sekitar 300 km melalui jalur darat, atau melalui kombinasi jalur darat dan sungai dengan menyeberang menggunakan kapal feri 

    Avip menambahkan tantangan pada saat distribusi BBM ke SPBU Kompak ini yaitu kondisi jalan atau akses menuju lokasi yang saat ini harus melalui jalur sempit dan kondisi jalan yang rusak.

    "Hal ini disebabkan sebagian rute yang dilewati armada Pertamina harus melalui jalan di perkampungan warga dan sebagian jalan tanah," jelas dia.

    Aspian, Camat Kecamatan Jawai selaku Perwakilan Bupati Sambas, dalam sambutannya mengucapkan apresiasinya kepada Pertamina. Tidak hanya itu, mewakili masyarakat Jawai, Aspian juga menyampaikan bahwa masyarakat Jawai memiliki kebanggaan tersendiri dengan adanya Lembaga Penyalur baru di daerah tersebut.

    “Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Sambas dan koordinasi kita terus terjalin baik.” jelas dia.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id