Pemerintah Sarankan Gojek dengan Tokopedia IPO

    Eko Nordiansyah - 21 Januari 2021 21:58 WIB
    Pemerintah Sarankan Gojek dengan Tokopedia IPO
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Desi Angriani
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku tak ingin masuk terlalu dalam soal rencana merger perusahaan digital yaitu Gojek dan Tokopedia. Ia menyebut, upaya penggabungan ini murni urusan bisnis kedua perusahaan.

    "Pertama itu ranah swasta. Tentu pemerintah tidak bisa memberikan komentar selama ini belum terjadi dan itu adalah bisnis," kata dia dalam video conference di Jakarta, Kamis, 21 Januari 2021.

    Airlangga menyarankan perusahaan melakukan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal agar proses merger bisa lebih transparan. Bahkan langkah untuk melantai di bursa saham bisa menarik minat masyarakat untuk ikut berinvestasi di kedua perusahaan ini.

    "Kalau ada satu dua yang melantai di bursa tentu transparansinya akan baik dan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa ikut memilih karena saat sekarang peraturannya itu belum memungkinkan startup-startup untuk masuk bursa," jelas dia.

    Ia menambahkan, masih sedikitnya perusahaan startup yang masuk ke pasar modal karena adanya persyaratan untuk memperoleh keuntungan dari perusahaan tersebut. Padahal potensi yang dimiliki oleh perusahaan startup ini bisa menarik minat investor.

    "Sekarang peraturan itu belum memungkinkan setara untuk masuk bursa karena kebanyakan mempersyaratkan adanya keuntungan dua tahun berturut-turut," ungkapnya.

    Gojek dan Tokopedia dikabarkan sedang dalam tahap finalisasi merger. Penggabungan kedua entitas ini akan menciptakan kekuatan besar dengan valuasi sekitar USD18 miliar atau berkisar Rp250 triliun.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id