Demi Pemulihan Ekonomi, BKPM Wajibkan Usaha Besar Gandeng UMKM

    Husen Miftahudin - 07 Januari 2021 20:03 WIB
    Demi Pemulihan Ekonomi, BKPM Wajibkan Usaha Besar Gandeng UMKM
    UMKM. Foto : MI/Hendrik.
    Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meluncurkan program kemitraan antara investor besar baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    "Seperti yang Pak Kepala BKPM (Bahlil Lahadalia) sering sampaikan bahwa investasi itu bukan hanya investor besar, yang kecil juga harus diperhatikan. Kita semua tahu UMKM adalah pahlawan, ketika terjadi resesi ekonomi dunia mereka yang akan bertahan menjadi poros penggerak ekonomi bangsa," kata Staf Khusus Bidang Peningkatan Pengusaha Nasional BKPM Pradana Indra Putra dalam keterangan resminya, Kamis, 7 Januari 2021.

    Pradana menjelaskan bahwa tujuan program kemitraan tersebut, agar datangnya investasi dapat memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi. Sekaligus dapat mendorong investasi yang berkualitas dan inklusif (trickle down effect), pemerataan ekonomi dan sumber daya secara nasional.

    "Kemudian pemberdayaan pengusaha lokal, serta percepatan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah. Ini adalah beberapa kami sampaikan yang menjadi tujuan utama pelaksanaan program kemitraan investor besar dengan UMKM ini," papar dia.

    Pertumbuhan UMKM di Indonesia sendiri terus mengalami kenaikan, namun jumlah Usaha Mikro Kecil yang naik menjadi usaha menengah dan besar mengalami stagnasi. Sementara itu UMKM berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.

    Sebanyak 120 juta dari 133 juta angkatan kerja Indonesia bekerja di sektor UMKM, baik informal maupun informal. Apalagi 99 persen dari total unit usaha di Indonesia, sekitar 64,2 juta unit usaha, adalah UMKM. Bahkan 61,07 persen PDB Indonesia disumbang oleh UMKM dengan mayoritas 37,77 persen berada di usaha mikro.

    "Maka, negara harus hadir kepada UMKM untuk membantu akses permodalan, membantu akses pasar dan marketing, sampai kepada memberikan pelatihan tenaga kerja," tegas Pradana.

    Adapun program kemitraan antara investor besar dan UMKM melibatkan sebanyak 55 perusahaan PMA, PMDN, serta 188 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total nilai kontrak mencapai lebih dari Rp1 triliun.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id