KKP Sosialisasikan Program PEN via Transplantasi Terumbu Karang

    Antara - 14 Oktober 2020 11:01 WIB
    KKP Sosialisasikan Program PEN via Transplantasi Terumbu Karang
    Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA
    Badung: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan sosialisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya. Langkah itu melalui program restorasi terumbu karang atau Transplantasi Terumbu Karang Indonesia atau Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

    Program PEN Padat Karya restorasi terumbu karang ini akan membentuk kebun karang di lima daerah di provinsi Bali, antara lain Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, Pantai Pandawa, Pantai Serangan, dan Buleleng.

    "Untuk membangun kebun karang di lima daerah itu, ditargetkan menyerap tenaga kerja hingga 11 ribu orang," ujar Direktur Jasa Kelautan KKP Miftahul Huda, dikutip dari Antara, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Ia mengatakan tenaga kerja yang ditargetkan meliputi masyarakat lokal yang terdampak pandemi covid-19 yang meliputi penjual makanan, karyawan atau pegawai hotel, nelayan, pekerja bengkel, penyedia transportasi, masyarakat setempat serta pemangku adat yang akan terlibat dalam program PEN Restorasi Terumbu Karang.

    "Target penyerapan tenaga kerja sebanyak 11 ribu orang, yang 60 persennya merupakan padat karya dengan melibatkan masyarakat lokal dan sisanya merupakan tenaga profesional dan terlatih seperti penyelam, seniman patung atau relief dan peneliti," katanya.

    Untuk dana yang digunakan, Miftahul Huda menjelaskan pemerintah akan menggelontorkan sebesar Rp111,2 miliar dari anggaran APBN di Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bersumber dari dana PEN dengan target kebun karang seluas 50 hektare.

    Terkait rencana itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung Nyoman Suardana mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan program PEN padat karya oleh pemerintah pusat yang diselenggarakan di wilayah Badung.

    Hal itu mengingat tujuan dari peluncuran program PEN Restorasi Terumbu Karang tersebut selain sebagai upaya pelestarian ekosistem terumbu karang, sekaligus untuk mendorong perekonomian wisata bahari di Bali yang cukup terdampak oleh pandemi covid-19.

    "Harapan kami ke depan kebun karang ini akan meramaikan kunjungan wisata yang akan memberikan harapan dan semangat untuk membangkitkan kembali sektor wisata bahari di Kabupaten Badung, Bali dan Indonesia," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id