Bio Farma Resmi Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun

    Annisa ayu artanti - 02 Januari 2021 17:30 WIB
    Bio Farma Resmi Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun
    Ilustrasi suntikan modal negara - - Foto: dok MI



    Jakarta: Pemerintah resmi menyuntikkan dana sebesar Rp2 triliun kepada holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero). Hal ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2020 yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2020.

    Dalam beleid tersebut, pemerintah menetapkan penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke dalam modal saham Bio Farma sebesar Rp2 triliun. PMN tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020.

     



    "Negara Republik Indonesia melakukan penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Perusahaan Perseroan (Persero) Bio Farma yang statusnya sebagai Perusahaan Perseroan (Persero) ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1997," tulis PP tersebut, dikutip Medcom.id, Sabtu, 2 Januari 2021.

    Adapun penyertaan modal negara akan digunakan untuk pengadaan vaksin covid-19 serta peningkatan dan pengembanagan layanan kesehatan Tanah Air.

    Sebelumnya pemerintah memang mempercepat injeksi dana kepada PT Bio Farma dalam bentuk PMN. Suntikan modal sebanyak Rp2 triliun ini awalnya direncanakan untuk tahun depan, tetapi dipercepat menjadi anggaran tahun ini.

    Langkah tersebut muncul setelah ditemukan adanya urgensi penambahan modal kepada Bio Farma saat Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Komisi XI DPR melakukan kajian.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id