Pupuk Kaltim Kenalkan Pola Pemupukan Padi-Jagung di Gorontalo

    Husen Miftahudin - 13 Oktober 2020 08:16 WIB
    Pupuk Kaltim Kenalkan Pola Pemupukan Padi-Jagung di Gorontalo
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: PT Pupuk Kaltim, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), memperkenalkan tata cara pengelolaan dan pemupukan tanaman padi dan jagung kepada puluhan petani Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Hal tersebut dilakukan dalam kegiatan Farmers Meeting untuk mendongkrak produktivitas pertanian.

    SVP Pemasaran PSO Pupuk Kaltim M Yusri mengungkapkan kegiatan ini mengawali pelaksanaan Demonstration Plot (Demplot) agar petani bisa memahami langkah awal tata cara pengelolaan lahan pertanian yang produktif.

    Selain juga petani dapat mengetahui keunggulan produk Pupuk Kaltim, dengan pengaplikasian langsung yang dilaksanakan, untuk meningkatkan kapasitas pertanian masyarakat dan mampu mencapai hasil maksimal.

    "Melalui pengenalan produk Pupuk Kaltim dan komposisi yang dianjurkan, petani dapat mengenal dengan baik kualitas produk Pupuk Indonesia Group. Sebab banyak juga beredar pupuk tiruan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan efektivitasnya," kata Yusri, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Yusri menjelaskan Pupuk Kaltim berkewajiban memenuhi kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah distribusi perusahaan dengan penyediaan produk berkualitas sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah. Hal itu dilakukan sebagai tanggung jawab perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    "Dengan mendorong produktivitas pertanian masyarakat yang dilaksanakan melalui berbagai program, di antaranya Demplot dan Agro Solution," tuturnya.

    Dua program itu sebagai upaya meningkatkan hasil budidaya pertanian, melalui pendampingan dan kerja sama terintegrasi dengan berbagai pihak. Sejumlah daerah yang telah melaksanakan dua program membuktikan adanya peningkatan hasil pertanian pada berbagai komoditas, diikuti kesejahteraan petani dengan hasil dan nilai jual yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya.

    "Selain produktivitas pertanian semakin meningkat, keunggulan kualitas produk Pupuk Kaltim juga bisa dibuktikan langsung petani melalui pendampingan yang dilaksanakan," tambah Yusri.

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Roman Nasaru menyambut positif langkah Pupuk Kaltim melakukan pendampingan pertanian melalui demplot pemupukan berimbang di Desa Hutabohu. Menurut dia, program ini sebagai kesempatan yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani, agar dapat mendorong hasil pertanian yang dikelola.

    Apalagi 60-70 persen penduduk Gorontalo adalah petani, sehingga butuh upaya untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan pertanian dan komoditas andalan agar mampu mencapai hasil yang lebih maksimal.

    "Bagaimana kita bisa bercocok tanam, memilih bibit dan menggunakan pupuk yang baik untuk produktivitas lahan, bisa dipelajari selama program demplot ini sehingga hasil pertanian Gorontalo lebih maksimal ke depannya," tutur Roman.

    Roman mengimbau petani untuk aktif berkontribusi mensukseskan demplot yang dilaksanakan Pupuk Kaltim, sehingga perbedaaan kualitas produksi menggunakan pola pemupukan berimbang bisa diketahui dengan baik untuk diaplikasikan pada musim tanam selanjutnya.

    "Apalagi ada jenis pupuk bersubsidi dan non subsidi, perbedaan kualitas dari keduanya juga bisa kita ketahui dengan demplot ini. Untuk itu, petani kami harap bisa menimba ilmu dari program Pupuk Kaltim ini," pungkas Roman.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id