Kuartal I, Produksi Migas Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target

    Antara - 04 Mei 2021 08:43 WIB
    Kuartal I, Produksi Migas Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target
    Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM



    Jakarta: Produksi minyak dan gas PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selama kuartal I-2021 melampaui target yang ditetapkan di tengah tantangan bisnis dan operasional selama pandemi covid-19. Diharapkan laju bisnis bisa terus membaik di masa mendatang meski keberadaan virus mematikan bernama korona belum sirna.

    Sampai dengan 31 Maret 2021 atau triwulan I-2021, realisasi produksi gas PHI mencapai 688,8 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau 106,1 persen dari target RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) sebesar 649,2 juta standar kaki kubik per hari.






    "Sementara untuk produksi minyak triwulan 1, PHI juga berhasil melampaui target dengan realisasi 100,4 persen atau setara 49 ribu barel per hari (bopd)," kata Direktur Utama PHI, Chalid Said Salim di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 4 Mei 2021.

    Chalid mengatakan keberhasilan PHI mencatat kinerja positif selama triwulan pertama sejalan komitmen untuk memelihara dan meningkatkan produksi migas dengan melakukan pemboran sumur eksplorasi dan pengembangan.

    Untuk mendukung pencapaian ketahanan energi nasional, PHI melakukan pemboran sumur-sumur minyak dan gas eksplorasi dan pengembangan di wilayah kerja Regional 3 Kalimantan. "Pada 2021, PHI merencanakan untuk melakukan pemboran lima sumur eksplorasi dan lebih dari 80 sumur pengembangan," ungkap Chalid.

    Salah satu sumur eksplorasi yang merupakan Komitmen Pasti untuk dibor tahun ini adalah sumur TDE C-1X. Sumur minyak ini merupakan area perdana yang diharapkan akan menemukan cadangan yang ekonomis demi memperpanjang usia produksi Wilayah Kerja Mahakam.

    Sebagai pengelola wilayah kerja migas ex-terminasi, PHI dan anak-anak perusahaan yaitu PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, PT Pertamina Hulu Attaka, dan PT Pertamina Hulu West Ganal, mengoperasikan lapangan dan fasilitas operasi dan produksi migas yang sudah berumur puluhan tahun.

    "Sehingga memerlukan inovasi teknologi dan kreativitas untuk memelihara kinerja operasi dan keekonomian aset," tuturnya.

    Untuk memaksimalkan produksi dan meningkatkan keekonomian aset yang merupakan lapangan-lapangan migas yang sudah mature, PHI memanfaatkan penggunaan teknologi, inovasi dan sinergi antara anak-anak perusahaan Pertamina.

    Terkait dengan hal ini, General Manager Zona 8 Agus Amperianto mengungkapkan langkah-langkah yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam memanfaatkan inovasi teknologi diantaranya dalam kegiatan pemboran di Wilayah Kerja Mahakam.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id