UMKM Lampung Mampu Bertahan dengan Digitalisasi

    Antara - 17 Oktober 2021 16:23 WIB
     UMKM Lampung Mampu Bertahan dengan Digitalisasi
    UMKM. Foto : MI/Palce Amalo.



    Bandarlampung: Pemerintah Provinsi Lampung mengungkapkan sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mampu bertahan. Bahkan meningkat penjualannya di masa pandemi covid-19 karena mengubah metode pemasaran melalui digitalisasi.

    "Beberapa UMKM yang kami temui di masa pandemi covid-19 mengalami peningkatan produksi karena melakukan digital marketing yang justru dapat meningkatkan omzet mereka," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung, Syamsurizal Ari, di Bandarlampung, dikutip dari Antara, Minggu, 17 Oktober 2021.

     



    Menurutnya, pada masa pandemi covid-19 terdapat berbagai kebijakan terkait pembatasan aktivitas masyarakat. Pihaknya juga terus mendorong UMKM agar dapat bertahan dan peluang itu ada melalui pemasaran online.

    Oleh karena itu, lanjut dia, sesuai dengan arahan Gubernur Lampung, guna mewujudkan kinerja UMKM serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi pihaknya pun terus melakukan penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM.

    "Ada beberapa kegiatan yang kami lakukan seperti memberikan pelatihan dan terutama ada di penguatan SDM UMKM-nya dalam rangka bagaimana mereka dapat memanfaatkan digital marketing," kata dia.

    Menurutnya, pelaku UMKM dapat mentransformasi sistem digital marketing melalui platform di masa pandemi covid-19 ini diharapkan mereka dapat bertahan bahkan meningkatkan omzetnya.

    Ia mengatakan  berdasarkan survei Bank Indonesia (BI) terhadap UMKM binaan di Provinsi Lampung dari 2.970 UMKM yang menjadi responden 83 persen di antaranya terdampak pandemi covid-19.

    "Namun, dari 83 persen itu, 70 persennya mampu bertahan karena memanfaatkan digitalisasi dalam pemasarannya," kata dia.

    Syamsurizal mengatakan, pelaku UMKM juga jangan terlalu terpaku dengan platform yang ada karena pengertian digitilasisi itu luas, mereka dapat memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook guna mempublikasi atau memasarkan produk-produknya.

    "Nah, tugas kami dengan organisasi perangkat daerah lainnya sekarang bagaimana melakukan pendampingan pemasaran, narasi dan visualisasi produk UMKM bersama-sama agar mereka lebih siap di era digital ini," kata dia.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id