India Kirim Bantuan Oksigen, Airlangga: Teman Ada Saat Dibutuhkan

    Al Abrar - 21 Juli 2021 16:03 WIB
    India Kirim Bantuan Oksigen, Airlangga: Teman Ada Saat Dibutuhkan
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian/pri. (ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian)



    Indonesia mendapat bantuan sebanyak 300 konsentrator oksigen dan 100 metrik ton oksigen likuid dari Pemerintah India. Sebelumnya India pernah mendapat bantuan tabung oksigen dari Indonesia, kini membalas bantuan tersebut.
     
    "Friend in need is the friend indeed, teman yang ada saat dibutuhkan adalah teman sebenarnya," ujar Menko Perekonomian yang juga Ketua KPC PEN, Airlangga Hartarto saat dihubungi, Rabu, 21 Juli 2021.
     
    Ketika India dilanda krisis tabung oksigen untuk menghadapi lonjakan kasus covid 19 gelombang kedua. Indonesia adalah salah satu negara yang memberikan bantuan medis berupa 3.400 unit tabung oksigen ke India. Bantuan tersebut dilepas oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
     
    “Kita menjadi kawan di kala senang dan susah. Ini juga sebagai pengingat dalam menghadapi pandemi kita harus menguatkan solidaritas dan bergandengan tangan agar pandemi bisa lebih mudah dihadapi dan segera diakhiri,”  kata Airlangga saat melepas pengiriman bantuan untuk India pada Mei lalu.
     
    Baca: Singapura Kirim Tambahan Iso Tank dan Likuid Oksigen ke Indonesia

    Airlangga mengatakan selama ini India juga telah banyak membantu Indonesia dalam memenuhi suplai vaksin Astra Zeneca yang diproduksi di negara tersebut melalui fasilitas multilateral covax.
     
    Baru-baru ini, India telah mengirimkan kapal Angkatan Laut miliknya (INS) ke Indonesia. Kapal INS tersebut memuat 300 konsentrator oksigen dan 100 metrik ton oksigen likuid untuk Indonesia.
     
    Bantuan tersebut adalah kali pertamanya India mengirimkan bantuan medis ke luar negeri setelah mulai pulih dari gelombang kedua covid-19 yang terjadi pada April hingga Mei lalu.
     
    Adapun kapal tersebut telah berangkat pada 16 Juli, namun mengalami keterlambatan. Kendati demikian, Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar mengungkapkan bahwa kapal tersebut akan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
     
    "India berdiri bersama mitranya dalam perang melawan covid," lanjutnya dikutip dari akun Twitter @DrSJaishankar pada Selasa, 20 Juli 2021.
     
    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id