Erick: Indonesia Negara Teragresif Cari Vaksin

    Annisa ayu artanti - 15 September 2020 13:20 WIB
    Erick: Indonesia Negara Teragresif Cari Vaksin
    Vaksin covid-19. Foto : Medcom.id.
    Jakarta: Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir mengklaim Indonesia menjadi negara teragresif dalam pencarian vaksin covid-19.

    Erick menganggap hal tersebut positif dalam upaya menjaga kesehatan nasional dan pemulihan ekonomi dari pandemi. Sejauh ini Indonesia sudah bermitra dengan beberapa luar negeri dalam memproduksi vaksin covid-19.

    "Kita, negara Asia Tenggara yang sangat agresif, dibandingkan dunia juga kita bisa masuk dalam kategori negara yang sudah bisa men-secure vaksin dari beberapa partner," kata Erick dalam Kick Off Webinar Series 'Transportasi Sehat Indonesia Maju', Selasa, 15 September 2020.

    Ia mengatakan Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam pengadaan vaksin covid-19. Penyediaan vaksin harus cukup atau bahkan lebih dari jumlah populasi yang ada, seperti pengadaan vaksin di Inggris. Dengan jumlah populasi 60 juta, Inggris mampu mengamankan 200 juta vaksin.

    "Tentu kita tidak boleh tertinggal. Oleh karena itu kita sangat agresif kemarin," ucapnya.

    Ia membeberkan Indonesia telah menjalin kesepakatan produksi vaksin dengan dua negara yaitu Uniten Emirat Arab (UEA) dan Tiongkok. Dengan produksi vaksin tersebut akan menjaga kesehatan dan perekonomian nasional selagi menunggu vaksin merah putih yang akan dikembangkan awal 2022.

    "Alhamdulillah kita sudah dapat secure 30 juta vaksin untuk akhir tahun ini, lalu juga kita harapkan 280 juta tambahan, sampai 310 juta. Karena di perjanjian ada 10 persen tambahan untuk kita," sebutnya.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id