Garuda Beri Bantuan Modal Kerja Bagi Pegiat UMKM Lansia

    Hendrik Simorangkir - 08 Juli 2020 21:10 WIB
    Garuda Beri Bantuan Modal Kerja Bagi Pegiat UMKM Lansia
    Pegiat UMKM lansia. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir
    Tangerang: Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk kerajinan tangan daur ulang plastik berbasis ekonomi produktif yang turut memberdayakan masyarakat lanjut usia (lansia) sebagai pengrajinnya.

    Perusahaan pelat merah ini memberikan dukungan bantuan pengembangan modal kerja dan sarana promosi dengan turut memperkenalkan produk kerajinan tangan mitra binaan di sejumlah pagelaran eksibisi.

    Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan melalui program kemitraan ini, pihaknya berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pengembangan sektor UMKM yang tidak hanya menitikberatkan pada produk berwawasan lingkungan, tetapi juga menekankan perhatian pada dampaknya terhadap masyarakat.

    "Kami percaya kesempatan untuk beraktualisasi dan mengembangkan diri merupakan hak seluruh elemen masyarakat, termasuk para lansia. Kiranya keberlanjutan sektor UMKM tersebut dapat mendorong para lansia untuk tetap produktif dan hasilnya dapat memberikan manfaat baik bagi pribadi, keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitar," ujarnya, Rabu, 8 Juli 2020.

    Irfan menuturkan Garuda Indonesia juga turut memberikan edukasi terkait konsep pemasaran dan pengembangan produk kepada komunitas pengrajin kerajinan tangan dari bahan daur ulang plastik yang merupakan masyarakat lanjut usia di kawasan Sudimara, Tangerang Selatan tersebut.

    "Hal ini tentunya diharapkan akan membangun kesadaran dan minat masyarakat untuk dapat menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan, salah satunya dengan memperkenalkan produk hasil pemanfaatan daur ulang limbah plastik," jelasnya.

    Melalui kemitraan pemberdayaan UMKM tersebut, Irfan menambahkan saat ini komunitas masyarakat lansia di kawasan Sudimara, Tangerang Selatan mampu mengolah lebih dari 100 kilogram limbah plastik per bulan yang dijadikan berbagai produk kerajinan tangan seperti tas tikar, mainan, hingga pakaian anak.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id