Pengusaha Sambut Positif Inovasi Antivirus Covid-19

    Ilham wibowo - 14 Mei 2020 12:52 WIB
    Pengusaha Sambut Positif Inovasi Antivirus Covid-19
    Antivirus berbasis eucalyptus. Foto: dok Kementerian Pertanian
    Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung seluruh upaya dalam penanganan virus korona (covid-19) di Tanah Air, termasuk kehadiran obat paten bagi kesembuhan penderitanya. Saat ini, penelitian tanaman herbal untuk mendapatkan antivirus telah dilakukan di lembaga yang memiliki kapasitas.

    Satu di antara penelitian ilmiah telah dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) yang meluncurkan prototipe antivirus berbasis eucalyptus. Inovasi tersebut mampu membunuh 80 persen hingga 100 persen virus beta corona, gamma corona, dan efektif diaplikasikan untuk covid-19.

    "Kalangan pengusaha tentu mendukung dengan inovasi antivirus ini," kata Ketua Apindo bidang Industri Manufaktur Johnny Darmawan kepada Medcom.id, Kamis, 14 Mei 2020.

    Menurut Johnny, pemulihan ekonomi hanya akan bisa maksimal apabila wabah covid-19 bisa dikendalikan dan utamanya hingga dibasmi tuntas. Sehingga dunia usaha bisa mendapatkan kepastian dalam menerapkan rencana kontigensi baru untuk ikut memperbaiki catatan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Kemunculan vaksin covid-19 secara global, lanjut dia, akan ada dalam waktu yang cukup lama. Hal tersebut telah disampaikan para ahli virus di seluruh dunia yang memerlukan waktu untuk melakukan tahapan pengujian.

    "Kami positif saja, tapi memang ada badan tertaentu yang menyatakan bahwa covid-19 ini sudah ada vaksinnya. Masalahnya bukan saja mereka mengakui bisa menyembukan tapi ada badan tertentu yang menyatakan bahwa ini sudah bisa diimplementasikan," ungkapnya.

    Sembari menunggu vaksin, kehadiran inovasi antivirus yang dilakukan beberapa lembaga kredibel membawa angin segar untuk penyembuhan dan pencegahan tertular wabah. Kalangan industri akan mendukung misalnya dalam hal kerja sama produksi massal.

    "Menurut saya semua kegiatan yang membantu pengendalian virus itu bagus," ungkapnya.

    Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo telah meluncurkan inovasi antivirus berbasis eucalyptus yang merupakan hasil uji laboratorium para peneliti pertanian. Terobosan ini memiliki hasil pengujian eucalyptus terhadap virus influenza, virus beta dan gamma corona yang menunjukkan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.

    Saat ini ada sekitar 700 jenis eucalyptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beragam. Namun bahan aktif utamanya terdapat pada 1,8-cineole yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus.

    Sementara itu, Kepala Balitbangtan) Fadjry Djufry mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan mitra industri untuk menjalin kerja sama pembuatan antivirus secara massal. Keterlibatan pihak dunia usaha akan mempercepat pemanfaatan senyawa aktif yang mampu membunuh virus korona ini sampai di masyarakat.
     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id