Terpopuler Ekonomi: Pengadaan Vaksin Bank Dunia hingga Tarif GeNose

    Arif Wicaksono - 11 April 2021 08:33 WIB
    Terpopuler Ekonomi: Pengadaan Vaksin Bank Dunia hingga Tarif GeNose
    Bank Dunia. Foto ; AFP.



    Jakarta: Berita mengenai pengadaan vaksin dari Bank Dunia ke negara berkembang menjadi perhatian pembaca kanal ekonomi Medcom.id kemarin. Kelompok Bank Dunia (World Bank) berkomitmen mendanai USD2 miliar atau setara Rp28 triliun (kurs Rp14 ribu per USD) untuk pengadaan vaksin covid-19 di negara-negara berkembang.  

    Kemudian ada berita menarik lainnya seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menyebut layanan tes GeNose C19 segera tersedia di Bandara Ngurah Rai Bali. Lalu ada  Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta perbankan untuk tidak banyak melakukan penilaian risiko (screening) terhadap penyaluran kredit modal kerja. Berita selengkapnya dibawah ini.






    1. Bank Dunia Kucurkan Rp28 Triliun untuk Pengadaan Vaksin di Negara Berkembang

    Jakarta: Kelompok Bank Dunia (World Bank) berkomitmen mendanai USD2 miliar atau setara Rp28 triliun (kurs Rp14 ribu per USD) untuk pengadaan vaksin covid-19 di negara-negara berkembang.  
     
    Sebagian dana tersebut memang sudah disediakan Bank Dunia secara keseluruhan untuk pengembangan, distribusi, dan produksi, vaksin di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
     
    "Kelompok Bank Dunia akan berkomitmen mendanai USD2 miliar pada akhir April untuk vaksin covid-19 di sekitar 40 negara berkembang," ujar Direktur Pelaksana Operasi Bank Dunia Axel van Trotsenburg dikutip dari Antara, Sabtu, 10 April 2021.

    Baca berita selengkapnya di sini.

    2.Tarif GeNose di Bandara Ngurah Rai Bali Dipatok Rp40 Ribu

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut layanan tes GeNose C19 segera tersedia di Bandara Ngurah Rai Bali. Tarif pendeteksi virus covid-19 dengan hembusan nafas ini dipatok Rp40 ribu atau lebih mahal daripada tes GeNose di Stasiun Kereta Api.
     
    "Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Bali dan PT Angkasa Pura 1 (Persero) yang telah mendukung tersedianya layanan GeNose di Bandara Ngurah Rai Bali,” kata Menhub dalam keterangan resminya, Sabtu, 10 April 2021.
     
    Budi menjelaskan Bandara Ngurah Rai Bali merupakan bandara ke-5 yang menerapkan GeNose setelah Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Juanda Surabaya.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Bos OJK Minta Perbankan Jangan Ribet Screening Kredit Modal Kerja

    Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta perbankan untuk tidak banyak melakukan penilaian risiko (screening) terhadap penyaluran kredit modal kerja. Khususnya bagi yang telah melakukan restrukturisasi kredit.
     
    Hal ini sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 48 Tahun 2020 tentang tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Covid-19. Melalui beleid tersebut, penilaian risiko untuk bisa mendapatkan kredit modal kerja hanya dari sisi ketepatan pembayaran pokok atau bunga untuk kredit sampai Rp10 miliar.
     
    Baca berita selengkapnya di sini

    4. 1.578 Gardu Listrik di NTT Kembali Menyala Usai Badai Seroja

    PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berhasil menyalakan kembali sebanyak 1.578 gardu listrik di enam kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai hantaman badai siklon tropis Seroja. Jumlah gardu yang menyala baru 39 persen dari total 4.002 unit gardu terdampak.
     
    Direktur Bisnis Regional PLN Wilayah Indonesia Timur Syamsul Huda menyebutkan keenam kabupaten itu adalah Manggarai, Manggarai Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sikka, dan Flores Timur.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Subsidi Ongkir Disambut Baik Pelaku E-Commerce

    Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menyambut baik rencana subsidi Rp500 miliar dari pemerintah untuk mendongkrak masyarakat berbelanja di marketplace. Dana itu diberikan untuk berupa gratis ongkos kirim bagi pembelian produk pada saat belanja online menjelang Lebaran.
     
    "Kami tentu menyambut baik rencana pemerintah ini. Ini bentuk dukungan nyata pemerintah dalam mendorong perekonomian masyarakat," kata Ketua Umum idEA Bima Laga saat dihubungi, Sabtu, 10 April 2021.
     
    Baca berita selengkapnya di sini

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id