Indonesia Bisa Jadi Pusat Destinasi Wisata Adventure di Asia Tenggara

    Whisnu Mardiansyah - 08 April 2021 21:03 WIB
    Indonesia Bisa Jadi Pusat Destinasi Wisata <i>Adventure</i> di Asia Tenggara
    Menparekraf Sandiaga Uno/Istimewa.



    Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Indonesia Adventure Travel Trade Association (IATTA). Kolaborasi untuk meningkatkan destinasi-destinasi wisata berbasis petualangan di Tanah Air. 

    IATTA merupakan asosiasi yang menaungi pelaku usaha wisata petualangan di seluruh Indonesia. Ditargetkan, ke depannya Indonesia menjadi destinasi wisata petualangan nomor 1 di Asia Tenggara. 






    "Kami yakin dengan berkolaborasi akan muncul ide yang out of the box. Saya mendukung target menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata petualangan nomor 1 di Asia Tenggara," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis, 8 April 2021. 

    Peluang Indonesia menjadi pusat destinasi wisata petualangan nomor satu di Asia Tenggara sangat terbuka lebar. Pasalnya, terang Sandiaga menyebut Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki bentang alam indah, ada sungai, laut, gunung, hingga lembah. Pengembangan destinasi ini diyakini Sandiaga akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat. 

    "Kemenparekraf akan selalu siap mendukung karena peluang usaha di wisata jenis ini sangat besar dan akan membuka banyak lapangan kerja," kata Sandiaga. 

    Salah satu yang serius digarap kawasan Sungai Citarik yang terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebagai destinasi wisata arung jeram. Ia meyakini, destinasi wisata arung jeram ini akan mendapatkan limpahan dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Lido yang kini tengah dikembangkan pemerintah. 

    "Saat Lido berkembang, nanti pasti akan mencari destinasi wisata adventure, adanya ya di Citarik. Dipilih saja beberapa agenda yang paling cocok dengan kegiatan kita sekarang, yang lebih menyentuh kepada masyarakatnya, agar di tengah pandemi ini masyarakat terbantukan terutama dari segi ekonomi," kata Sandiaga.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id