12,5 Juta Masyarakat Sudah Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19

    Eko Nordiansyah - 04 Mei 2021 10:50 WIB
    12,5 Juta Masyarakat Sudah Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19
    Ilustrasi vaksin covid-19. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Pemerintah mencatat sudah ada 20 juta suntikan vaksin covid-19 hingga akhir April 2021. Percepatan program vaksinasi ini dinilai akan memberikan optimisme untuk pemulihan di sisi kesehatan dan ekonomi dari dampak pandemi.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia bisa menembus 10 juta suntikan dalam waktu dua bulan sejak Januari hingga Maret. Namun pada April terjadi percepatan program vaksinasi sehingga bisa menembus 10 juta suntikan.






    "Sekarang satu bulan saja, dengan segala keterbatasan tetap bisa menembus 10 juta suntikan atau sekitar 12,5 juta rakyat Indonesia sudah diberikan vaksin pertama," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Mei 2021.

    Dalam rangka mendorong percepatan vaksinasi untuk mencapai herd-immunity, pemerintah mendorong percepatan Vaksin Gotong Royong selain program vaksinasi dari pemerintah. Dengan begitu, vaksinasi diharapkan bisa lebih cepat lagi kedepannya.

    "Maka itu, kita juga sudah mengubah proses vaksinasi dari empat meja, ke dua meja, dengan waktu tunggu hanya 15 menit, atas arahan dari Presiden setelah tadi pagi meninjau pelaksanaan vaksinasi di Grand Indonesia dan Thamrin City," ungkap dia.

    Pemerintah menetapkan prioritas vaksinasi berdasarkan Risiko Wilayah (Zonasi Risiko). Prioritas vaksinasi diberikan kepada penerima di wilayah dengan Zona Merah, dengan historis distribusi vaksin program untuk area Jawa-Bali 70 persen dan area luar Jawa-Bali 30 persen.

    Selain itu, prioritas juga diberikan untuk sektor/jenis perusahaan tertentu, yaitu yang mempunyai risiko penularan tinggi, sektor utama penunjang pertumbuhan ekonomi, sektor yang sangat dibutuhkan masyarakat, dan sektor padat karya serta kontak dengan banyak orang.

    "Terkait Emergency Use Authorization (UEA) untuk Vaksin Gotong Royong, telah diterbitkan oleh UEA oleh BPOM per 28 April dan 29 April 2021, sedangkan untuk aspek kehalalan, sedang dilakukan proses pembahasan di MUI," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id