Bantuan Pemerintah Tak Ampuh Tekan Pengangguran di Masa Pandemi

    Eko Nordiansyah - 25 November 2020 15:41 WIB
    Bantuan Pemerintah Tak Ampuh Tekan Pengangguran di Masa Pandemi
    Ilustrasi pengangguran - - Foto: MI/ Arfan Awan Lingga
    Jakarta: Pemerintah telah menggelontorkan banyak subsidi atau bantuan di masa pandemi covid-19. Sayangnya, stimulus tersebut dinilai tidak ampuh dalam mengurangi jumlah pengangguran.

    "Bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah tidak bisa membuka lapangan kerja. Artinya tidak bisa menurunkan pengangguran di tengah pandemi," kata Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah kepada Medcom.id di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.

    Sejauh ini pemerintah membuat berbagai program mulai dari kartu prakerja, bantuan subsidi upah, hingga bantuan sosial (bansos) tunai maupun non-tunai. Total realisasi anggaran untuk perlindungan sosial ini sudah mencapai Rp193,07 triliun dari pagu Rp234,33 triliun.

    Ia menyebut fokus pemerintah memang seharusnya bukan untuk mengurangi pengangguran di tengah pandemi. Namun, pemerintah harus membantu masyarakat agar tetap bisa bertahan, sehingga bisa bangkit kembali setelah pandemi berakhir.

    Piter menambahkan lonjakan pengangguran yang terjadi memang diakibatkan oleh pandemi covid-19 yang sudah berlangsung cukup lama. Untuk bisa menghentikan lonjakan ini, pemerintah mesti serius menangani pandemi.

    "Lonjakan pengangguran disebabkan oleh pandemi. Solusinya hanya penanggulangan pandemi. Selama masih ada pandemi dunia usaha terganggu maka tidak ada yang bisa memberikan pekerjaan. Solusinya hanya menanggulangi pandemi," tegas dia.

    Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat sebanyak 29,12 juta orang penduduk usia kerja terdampak pandemi covid-19. Artinya persentase mereka yang terdampak pandemi covid-19 mencapai 14,28 persen dari total 203,97 juta orang penduduk usia kerja.

    Apabila dirinci, jumlah pengangguran akibat covid-19 sebanyak 2,56 juta orang. Kemudian 760 ribu orang masuk bukan angkatan kerja karena covid-19, 1,77 juta orang tidak bekerja karena covid-19, dan 24,03 juta orang bekerja dengan pengurangan jam kerja karena covid-19.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id