E-Commerce Perlu Terus Didukung saat Pandemi Covid-19

    Angga Bratadharma - 16 Oktober 2020 08:45 WIB
    <i>E-Commerce</i> Perlu Terus Didukung saat Pandemi Covid-19
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: E-commerce memiliki peranan penting terhadap perekonomian Indonesia, bahkan menjadi tulang punggung ketika terjadi krisis. Kondisi itu mengartikan semua pihak terkait harus terus berupaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan e-commerce di masa mendatang.

    Chief Executive Officer Shopee Chris Feng mengatakan e-commerce telah memberikan dampak yang besar di berbagai aspek kehidupan, khususnya pada tahun ini. Karenanya, ia mengaku, Shopee terus memperkuat upaya guna memastikan bahwa manfaat dan peluang e-commerce dapat dirasakan oleh semua orang.  

    "Kami beruntung berada di garis depan transformasi ini dan kami ingin terus menciptakan peluang baru bagi penjual dan UMKM, menghadirkan cara baru bagi konsumen untuk dapat belanja dan terhubung satu sama lain, serta jalan baru menuju kesuksesan dalam bisnis," kata Chris, dalam sebuah webinar, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Pertumbuhan e-commerce di Asia Tenggara dan Taiwan telah menciptakan peluang baru bagi para penjual, UMKM, dan mitra brand. Tren ini tercermin di Shopee, di mana jumlah penjual di meningkat 60 persen dari tahun ke tahun. Hal ini telah menciptakan keragaman yang lebih besar dalam cakupan e-commerce di regional.

    "Maka dari itu, tidak dapat dilakukan pendekatan dan teori yang sama, karena setiap penjual menghadapi tantangan yang unik dan berbeda di berbagai tahap perjalanan digital mereka. Shopee telah memperluas jangkauan dukungannya untuk membantu mengembangkan bisnis para penjual, terlepas dari pengalaman dan skalanya," klaimnya.

    Di sisi lain, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan e-commerce menjadi salah satu solusi untuk mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi covid-19. Dirinya pun mengajak para pemangku kepentingan di bidang ini tetap optimistis dan terus bersinergi dalam menjaga roda perdagangan agar tetap maju.
     
    "Perdagangan merupakan salah satu kunci pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia. Sektor perdagangan harus terus bergerak," ujar Agus.

    Sejalan dengan itu Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan kesempatan akses pemasaran daring bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan platform e-commerce. Adapun UMKM Indonesia yang memanfaatkan e-commerce berpotensi meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia.

    Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61 persen dari total PDB pada 2018. Sedangkan nilai ekspor nonmigas UMKM mencapai Rp293,84 triliun atau 14,37 persen dari total ekspor nonmigas nasional.
     
    "UMKM merupakan rumah bagi 64 juta usaha yang menyerap 120 juta tenaga kerja. Ke depan, pendorong perekonomian Indonesia adalah teknologi, dan pandemi covid-19 mengakibatkan percepatan penggunaan teknologi terutama e-commerce dalam menjaga roda ekonomi tetap bergerak," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id