UU Cipta Kerja Dinilai Beri Keuntungan Nasional

    Medcom - 15 Oktober 2020 10:00 WIB
    UU Cipta Kerja Dinilai Beri Keuntungan Nasional
    Ilustrasi. Medcom.id.
    Jakarta: Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja disebut menjadi bagian upaya pemerintah mewujudkan Indonesia maju. UU itu membuka jalan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi nomor lima dunia pada 2045.
     
    Pakar Hukum dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta Samuel M P Hutabarat mengatakan, pemerintah berniat menarik investasi, memangkas birokrasi dan perizinan.
     
    "Sepanjang kepentingan nasional diuntungkan dan tidak melanggar konstitusi maka baik-baik saja," kata Samuel, Kamis, 15 Oktober 2020.
     
    Dia menerangkan, ada beberapa poin positif yang perlu diperhatikan dalam UU Cipta Kerja. Salah satunya sektor pendidikan. Pada draf UU Cipta Kerja ini, pemerintah memberikan kesempatan bekerja sama dengan perguruan tinggi asing.
     
    Namun, Samuel mengingatkan, pemerintah harus memberikan batasan atas kerja sama dalam dunia pendidikan tersebut. Jangan sampai rencana meningkatkan sektor pendidikan malah berbalik.
     
    "Tapi yang perlu dipertegas, kesempatan perguruan tinggi asing masuk jangan sampai kebablasan dan bertentangan dengan budaya dan Pancasila. Kita tahu kondisi pendidikan Indonesia belum tentu bisa stabil, jadi tetap harus ada peran pemerintah. Sepanjang kepentingan nasional atau masyarakat dilindungi, UU Cipta Kerja ini enggak ada masalah," katanya.

    (FZN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id