Kemenperin Dorong Peran Tech Startup Dukung Transformasi Sektor Industri

    Husen Miftahudin - 19 April 2021 16:54 WIB
    Kemenperin Dorong Peran <i>Tech Startup</i> Dukung Transformasi Sektor Industri
    Ilustrasi. Foto : MI.



    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peran perusahaan rintisan bidang teknologi (tech startup) untuk mendukung percepatan transformasi digital di sektor industri. Hal ini merupakan wujud nyata dari implementasi program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

    "Kami berharap tech startup ini akan menciptakan solusi inovasi teknologi agar industri kita bisa lebih berdaya saing global," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dalam siaran persnya, Senin, 19 April 2021.






    Gati menegaskan pihaknya telah memiliki program pembinaan untuk pelaku startup di dalam negeri melalui gelaran Startup4industry sejak 2018.

    "Dari ajang tersebut, kami menemukan banyak talenta dan startup yang luar biasa, serta patut untuk diperkenalkan secara global," ujar dia.

    Salah satu startup Indonesia yang mengikuti program Startup4industry yakni Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB). MSMB berhasil meraih Hermes Startup Award tahun 2020 di Hannover Messe. Menurut Gati, hal ini memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menunjukkan prestasi di tingkat internasional, termasuk di negara tempat lahirnya industri 4.0.

    Hingga kini, MSMB terus berinovasi untuk menciptakan hardware dan software berbasis teknologi digital. Salah satu terobosan barunya adalah mendukung sektor pertanian yang terintegrasi, dengan menciptakan perangkat pendukung kegiatan pertanian di Indonesia.

    "Upaya yang berkolaborasi dengan berbagai ahli ini diharapkan dapat menopang produktivitas sektor industri agro," papar Gati.

    Contohnya, dengan implementasi Internet of Things (IoT) di tiap perangkat, sensor mampu mengirim data ke server secara real time. Semua data dari sensor IoT pada inovasi MSMB diolah menjadi informasi yang akurat dan digunakan untuk menentukan perlakuan yang tepat dan sistem pemeliharaan yang sesuai dengan data yang disajikan secara real time di dalam masing-masing aplikasi.

    "MSMB menawarkan solusi berbasis teknologi untuk mengatasi beragam permasalahan keamanan pangan serta mampu menghadirkan dampak sosial positif yang dapat membantu kehidupan masyarakat," jelasnya.

    Gati mengungkapkan bahwa konsep pertanian masa depan akan mengarah pada penerapan dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tani serta pemasaran produk pertanian melalui e-commerce.

    Sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya mendorong implementasi teknologi di sektor industri dan masyarakat dengan solusi teknologi dari tech startup Indonesia, sehingga IKM dapat menjadi early adopter teknologi.

    Early adopter merupakan pelaku industri yang sensitif dan berpikiran terbuka terhadap penggunaan teknologi baru dan aktif menggunakan teknologi digital. Untuk mendorong terbentuknya ekosistem Making Indonesia 4.0, Kemenperin melalui Ditjen IKMA menggelar Startup4Industry setiap tahun.

    "Program itu bertujuan memunculkan solusi-solusi teknologi dari para pelaku startup teknologi sebagai penghubung kebutuhan industri dan masyarakat dengan para penyedia teknologi (tech provider). Sehingga, startup mampu memberikan layanan teknologi yang mudah dipakai oleh para pelaku IKM," tutup Agus.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id