Jika Tak Ada Eksplorasi, Umur Tambang Freeport Bisa Habis di 2070

    Suci Sedya Utami - 22 Oktober 2020 18:00 WIB
    Jika Tak Ada Eksplorasi, Umur Tambang Freeport Bisa Habis di 2070
    Ilustrasi tambang freeport. Foto: MI/Agus
    Jakarta: Mining Industry Indonesia (MIND ID) menyatakan lahan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) memiliki sumber daya mineral yang diperkirakan mencapai 2,6 miliar ton.

    Dalam acara workshop industri pertambangan, Senior Vice President for Exploration Division MIND ID Wahyu Sunyoto mengatakan apabila tidak ada kegiatan eksplorasi maka usia cadangan tersebut akan habis pada 2070.    

    "Sumber daya yang masuk kategori indicated dan measured masih sekitar 2,6 miliar ton," kata Wahyu, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Ia mengatakan sumber daya tersebut apabila dikonversi menjadi cadangan akan mencapai 50 persennya atau sekitar 1,3 miliar ton, dan bila diproduksi bisa menghasilkan ore atau bijih mineral sebesar 150 ribu ton per hari.

    Sementara saat ini jumlah cadangan Freeport mencapai 1,8 miliar yang direncanakan akan ditambang hingga masa kontrak Freeport habis di 2041. Jumlah tersebut disumbang dari lima lapangan tambang yang berada di Papua di antaranya dari Grasberg Block Cave memiliki cadangan sebesar 959,2 juta ton, Deep Ore Zone sebesar 29,4 juta ton, Deep Mill Level Zone 428 juta ton, Big Gossan 55 juta ton dan Kucing Liar 339,7 juta ton.

    Wahyu mengatakan, saat ini PTFI sebenarnya masih melakukan kegiatan eksplorasi. Hanya saja eksplorasi yang dilakukan skalanya kecil, tidak ditujukan untuk menemukan sumber daya baru.

    Namun demikian, pascaakuisisi Freeport, MIND ID pun telah memikirkan rencana aksi yang akan dilakukan setelah 2041. Ia bilang sebagai BUMN, MIND ID harus memastikan agar sumber daya tersebut bisa dioptimalisasi.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id