Percepat Pengembangan KEK Mandalika, BUMN Teken Kontrak Infrastruktur Rp1,7 Triliun

    Annisa ayu artanti - 03 Maret 2021 17:09 WIB
    Percepat Pengembangan KEK Mandalika, BUMN Teken Kontrak Infrastruktur Rp1,7 Triliun
    ITDC memastikan operasional pembangunan di KEK Mandalika dalam kondisi aman - - Foto: dok ITDC.



    Jakarta: PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC memastikan percepatan pengembangan proyek Mandalika tetap berjalan. Percepatan proyek dilakukan dengan meneken dua Kontrak Paket Pekerjaan Konstruksi Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai Rp1,7 triliun.

    Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan kontrak konstruksi tersebut memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana awal dan tidak terganggu pandemi covid-19. Adapun program MUTIP dibiayai penuh oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).






    "Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam mempercepat pembangunan The Mandalika khususnya melalui program MUTIP yang dibiayai oleh AIIB. Melalui pekerjaan ini kami pastikan pembangunan infrastruktur di The Mandalika terus berjalan, paralel dengan pembangunan street circuit dan amenitas seperti hotel dan beach club," kata Abdulbar dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Maret 2021.


    Ia menjelaskan penandatanganan kontrak Paket I dilakukan antara ITDC dengan Joint Venture PT PP (Persero)-PT Wijaya Karya (Persero)-PT Bunga Raya Lestari (BRL). Melalui kontrak tersebut akan mengerjakan konstruksi infrastruktur dasar di area Barat dan Tengah The Mandalika.

    Sementara kontrak Paket II akan ditandatangani oleh ITDC dengan Joint Operation PT Hutama Karya (Persero)-PT Adhi Karya (Persero) pekan ini. Kontrak Paket II meliputi pembangunan infrastruktur dasar di area Timur The Mandalika.

    Penandatanganan kontrak kedua kontrak tersebut dilakukan setelah melalui proses pengadaan menggunakan metode international open competitive tender serta telah memenuhi ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan oleh AIIB sebagai bank pemberi pinjaman.

    Di lain sisi, Abdulbar menambahkan percepatan pengembangan proyek The Mandalika yang dilakukan ITDC juga ditujukan untuk mempersiapkan aktivitas pariwisata yang diprediksi akan bangkit pasca program vaksinasi diberlakukan.


    "Selain untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor untuk masuk dan bersama-sama mengembangkan The Mandalika, percepatan pembangunan ini juga kami pastikan untuk mempersiapkan kawasan The Mandalika menyambut normalisasi pariwisata setelah proses vaksinasi selesai," pungkasnya.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id