comscore

Menhub Harap Stasiun Matraman Jadi Angkutan Prioritas Masyarakat

Antara - 19 Juni 2022 20:41 WIB
Menhub Harap Stasiun Matraman Jadi Angkutan Prioritas Masyarakat
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto: Medcom/Desi.
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki resmi mengoperasikan Stasiun Matraman, Jakarta.
 
"Kami ingin angkutan massal menjadi angkutan prioritas bagi masyarakat. Saat ini kereta api sudah menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan dan aglomerasi," kata Budi Karya saat meresmikan pengoperasian Stasiun Matraman, Minggu, 19 Juni 2022.
 
Ia mengatakan Stasiun Matraman berada di posisi yang strategis, di antara dua stasiun KRL tersibuk yaitu Stasiun Jatinegara dan Stasiun Manggarai. Kehadirannya diharapkan dapat mereduksi kepadatan volume penumpang KRL dan menunjang kelancaran mobilitas masyarakat yang akan naik turun KRL di daerah Matraman, Kampung Melayu, Jatinegara, dan Manggarai.
 
Menhub juga mengungkapkan akan terus meningkatkan pelayanan angkutan massal KRL Jabodetabek, antara lain melalui Double-Double Track (DDT), mempersingkat headway (waktu tunggu kedatangan antar kereta) menjadi tiga menit, dan merevitalisasi stasiun.
 
"Saat ini pengguna kereta listrik Jabodetabek sudah 1,2 juta penumpang per hari. Ke depan akan terus kita tingkatkan hingga dua juta penumpang per hari. Insyaallah dalam dua hingga tiga tahun ini bisa kita lakukan," ujar Menhub.
 
Lebih lanjut Menhub mengatakan kehadiran infrastruktur transportasi turut mendukung kemajuan di sektor lain seperti pariwisata dan UKM. Untuk itu, telah dialokasikan 30 persen dari area komersial untuk UMKM.
 
"Kami telah berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM, bersama PT KAI untuk pengalokasian area komersil di stasiun untuk UMKM," katanya.
 
Pada kesempatan yang sama Menkop UKM Teten Masduki mengapresiasi dukungan Menhub pada UMKM. "Kebijakan afirmasi ini akan disambut gembira oleh para pelaku UMKM," katanya.
 
Pembangunan Stasiun Matraman merupakan bagian dari Mega Proyek Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang. Stasiun itu mulai dibangun 2016 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dengan anggaran Rp34 miliar, yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
 
Stasiun Matraman memiliki dua jalur KA dengan satu buah peron sepanjang 250 meter dan lebar lima meter. Bangunan Stasiun Matraman terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan 3.010 meter persegi dan dilengkapi eskalator, lift, tangga manual, serta area parkir seluas 2.625 meter persegi.
 
Stasiun Matraman ditargetkan dapat melayani penumpang KRL hingga 10 ribu penumpang per hari. Pada masa percobaan stasiun ini telah melayani naik-turun penumpang sebanyak 1.200 penumpang per hari.
 
Nantinya stasiun ini juga akan terintegrasi dengan Halte Bus Transjakarta yang melayani tiga koridor yaitu Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Senen.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id