comscore

Perekaman Lokasi Rumah Penerima Bansos di Tangsel Capai 77 Persen

Rosa Anggreati - 13 Mei 2022 19:46 WIB
Perekaman Lokasi Rumah Penerima Bansos di Tangsel Capai 77 Persen
PT Pos Indonesia (Persero) menargetkan perekaman lokasi rumah penerima bantuan tuntas pada akhir Mei 2022. Di wilayah Tangerang Selatan sudah tercapai 77 persen (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
Tangerang Selatan: PT Pos Indonesia (Persero) menargetkan perekaman lokasi rumah penerima bantuan tuntas pada akhir Mei 2022. Di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), sudah tercapai 77 persen.

"Geotagging (perekaman rumah) dilakukan hingga akhir Mei 2022. Di Tangsel sudah 77 persen. Untuk mempercepat kami melakukan strategi menambah petugas dari karyawan, merekrut mahasiswa dan siswa sekolah yang sedang libur," ujar Eksekutif Manager KC Tangerang Selatan Sri Pujiyati.
Pos Indonesia selain menyalurkan bansos dari Kementerian Sosial juga bertugas melakukan geotagging dan face recognition kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM yang menerima bansos akan difoto menggunakan sistem dan rumahnya dilakukan proses geotagging

"Dengan demikian benar-benar diyakini bahwa penerima bantuan memang layak menerima," kata Sri.

Di Tangsel terdapat tujuh kecamatan. Untuk mempercepat proses geotagging ke rumah para KPM, dibentuk tujuh tim. Masing-masing tim dipimpin satu koordinator lapangan. 

"Petugas bisa melakukan geotagging dalam sehari 1.000 rumah jika cuaca cerah," ucap Sri. 

Perekaman Lokasi Rumah Penerima Bansos di Tangsel Capai 77 Persen
Eksekutif Manager KC Tangerang Selatan Sri Pujiyati (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

Sementara itu Yumas Aldifat Gustiar, petugas juru bayar Kantor Pos Tangerang selatan, mengungkapkan sejumlah kendala yang dialaminya saat melakukan geotagging ke rumah KPM.

"Kesulitannya mencari alamat rumah. Kadang nomor rumah tidak berurutan. Solusinya, saya bertanya ke pengurus RT mengenai rumah yang dituju sehingga lebih mudah," kata Yumas.

Dalam sehari rata-rata Yumas mampu memotret dan melakukan geotagging lebih dari 100 rumah KPM. "Prosesnya dimulai dari scan barcode di danom, menyesuaikan dengan lokasi, kemudian memotret rumah," katanya.

Perekaman Lokasi Rumah Penerima Bansos di Tangsel Capai 77 Persen
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

Salah satu penerima bantuan yang rumahnya didatangi petugas Pos untuk dilakukan geotagging, yakni Asmi. Warga kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan, ini awalnya kaget melihat kedatangan petugas Pos ke rumahnya.

"Saya kaget sewaktu petugas Pos datang ke rumah. Kirain mau apa, ternyata mau memotret rumah," kata Asmi.

Asmi yang sudah berusia lanjut ini sehari-hari menjalani profesi sebagai pedagang nasi uduk. Penghasilannya tak menentu. Paling banyak dalam sehari mendapatkan Rp200 ribu. Uang tersebut kemudian digunakannya untuk berbelanja kebutuhan berdagang.

"Saya sempat merasakan susah beli minyak, langka dan mahal. Kemarin, dapat BLT minyak goreng Rp600 ribu. Saya ambil langsung di Kantor Pos. Saya senang banget bisa terima bantuan, jadi bisa beli barang-barang kebutuhan," ucapnya.

(ROS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id