comscore

Waduh! PPKM di DKI Jakarta Terancam Naik Level

Husen Miftahudin - 24 Januari 2022 16:22 WIB
Waduh! PPKM di DKI Jakarta Terancam Naik Level
Ilustrasi gedung-gedung perkantoran di wilayah DKI Jakarta - - Foto: MI/ Andri Widiyanto
Jakarta: Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengisyaratkan penerapan PPKM di wilayah DKI Jakarta bakal naik level. Berdasarkan hasil penilaian sepekan terakhir, DKI Jakarta masih menyandang status PPKM Level 2.

"Teater perang pandemi yang terjadi di DKI Jakarta menyebabkan asesmen situasi provinsi tersebut masuk ke dalam Level 3. Namun secara aglomerasi, Jabodetabek saat ini masih pada Level 2," ucap Luhut dalam evaluasi PPKM yang disiarkan secara virtual, Senin, 24 Januari 2022.
Luhut mengungkapkan kasus covid-19, termasuk varian Delta dan Omicron, di wilayah Jawa dan Bali masih tetap dalam kendali penuh pemerintah. Meskipun sepekan terakhir terjadi peningkatan kasus Omicron.

"Meski kasus meningkat, namun pemerintah dalam kendali penuh menghadapi varian omicron ini. Peningkatan kasus terkendali aktif varian lebih dari 90 persen dari kasus puncak delta," tuturnya.

Ia menambahkan kasus di Jawa-Bali mendominasi kenaikan kasus harian. Kenaikan kasus ini teridentifikasi bersumber dari peningkatan pada wilayah aglomerasi Jabodetabek. Sementara itu, dari sisi level PPKM, terjadi peningkatan jumlah kabupaten/kota yang masuk ke level 1.

"Kasus kematian harian di seluruh wilayah Jawa-Bali selama 14 hari terakhir juga masih pada tingkat yang cukup rendah," terang dia.

Karena itu, Luhut mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Menurut dia, permasalahan covid-19 dapat terselesaikan baik hanya dengan kolaborasi seluruh elemen bangsa, saling mengingatkan, dan tidak saling egois terhadap segala bentuk protokol kesehatan.


"Ini tidak ada urusan dengan pangkat tinggi, rendah, jabatan, ini sama rata. Kalau sudah kena Omicron, ya kena Omicron. Atau kalau sudah kena Delta, ya kena Delta. Ini dampaknya Anda sendiri yang akan menanggung atau sekelilingmu atau keluargamu," jelasnya.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, kasus aktif per kemarin bertambah menjadi 1.217 orang, sehingga total kasus mencapai 9.057 orang. Sementara kasus positif Omicron di Jakarta tercatat sebanyak 1.313 orang.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id