comscore

Erick Thohir Pastikan Holding Ultra Mikro Bisa Pecut UMKM Naik Kelas

Husen Miftahudin - 29 September 2021 12:02 WIB
Erick Thohir Pastikan Holding Ultra Mikro Bisa Pecut UMKM Naik Kelas
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: MI/ Pius Erlangga
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) perlu dukungan yang optimal agar dapat naik kelas. Salah satunya dengan pembentukan holding ultra mikro yang dapat memperluas akses permodalan dan pendampingan kepada sektor UMKM.

"Ini juga sebagai warning bahwa UMKM ini bukan objek tapi subjek yang harus kita dukung. Bukan sesuatu yang diperebutkan, tetapi sebuah kebijakan yang harus kita dorong secara bersama-sama," ujar Erick dalam IDX Opening Bell: Right Issue BRI, Rabu, 29 September 2021.
Erick kembali menegaskan bahwa holding ultra mikro merupakan sebuah keberpihakan yang jelas dari pemerintah. Meski pada awalnya banyak yang skeptis terhadap langkah tersebut, namun Erick mampu mematahkannya.

"Pada awalnya banyak pihak pesimis, jangan mengubah bisnis model satu dan lainnya. Kita jawab tidak. Justru kita ini mensinergikan, memastikan bahwa UMKM mendapatkan tiga hal," tutur dia.

Ketiga hal tersebut adalah, satu, mendapat akses dana lebih mudah karena jaringannya semakin besar. Kedua, mendapatkan pendampingan yang lebih luas. Ketiga, memberikan aksesibilitas kepada para pelaku UMKM agar bisa naik kelas.

Di sisi lain, Erick berterima kasih kepada para investor yang percaya bahwa holding ultra mikro ini dapat mengembangkan jumlah nasabah sehingga UMKM semakin memiliki basis yang jelas.

"Tentunya saya berharap para investor percaya karena ini trennya tidak hanya korporasi, tetapi pada saat covid ini juga yang terpenting adalah bagaimana korporasi dekat secara sosial. Ini bisa membuktikan bahwa pertumbuhan korporatisasi sama juga pendekatan kepada sosial value, sosial ekonomi, yang ada di payung holding ultra mikro," tukasnya.

Sementara itu, Erick mengungkapkan bahwa UMKM merupakan kontributor utama pada pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, porsi UMKM domestik mencapai 99,9 persen terhadap total jumlah usaha, menyerap 97,05 persen tenaga kerja Indonesia, dan berkontribusi terhadap Produk domestik Bruto (PDB) sebesar 61 persen.

"Jadi di sini message-nya adalah UMKM bisa menjadi pertumbuhan ekonomi yang sangat penting di negara kita, karena memang 60 persen daripada ekonomi kita itu didukung UMKM," pungkas Erick.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id