Kementerian Investasi Gandeng UI Dorong Investasi Baterai Listrik

    Antara - 25 Juni 2021 11:31 WIB
    Kementerian Investasi Gandeng UI Dorong Investasi Baterai Listrik
    Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: ANTARAHO/BKPM



    Jakarta: Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjalin kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI). Kerja sama itu dalam rangka menguatkan peran dan kontribusi penanaman modal untuk meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya terkait investasi pengembangan baterai kendaraan listrik.

    Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman antara Kementerian Investasi/BKPM dan UI yang ditandatangani oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Rektor UI Kuncoro, secara daring di kantor masing-masing.

     



    "Kami membutuhkan kerja sama pionir yang positif dari UI karena dunia tahu, output UI tidak diragukan. Pak Rektor, kami mohon dukungan agar bisa membangun kolaborasi yang baik," kata Bahlil, dilansir dari Antara, Jumat, 25 Juni 2021.

    Bahlil mengatakan kerja sama itu merupakan salah satu langkah pemerintah dalam melakukan kolaborasi dengan dunia akademik, terutama untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

    Kolaborasi antara Kementerian Investasi/BKPM dengan UI itu mencakup aspek pendidikan dan pelatihan, penelitian, dan kajian terkait penanaman modal serta kemudahan berusaha, publikasi bersama, dan berbagai bentuk kerja sama lain yang akan mengemuka di kemudian hari.

    Dalam sambutannya, Ari Kuncoro berharap kegiatan seminar dan penandatanganan ini menjadi momentum awal kolaborasi antara UI, pemerintah, dan industri dalam rangka membangun ekosistem industri mobil listrik nasional.

    "Kerja sama dan kegiatan seminar ini penting untuk memahami pergeseran industri otomotif dunia, dari industri berbasis bahan bakar fosil menjadi industri kendaraan berbahan dasar listrik," katanya.

    Dalam pengembangan teknologi EV, UI telah memulai pada 2012 dengan diluncurkannya Molina-UI (Mobil Listrik Nasional Universitas Indonesia) oleh Fakultas Teknik UI (FTUI) serta pengembangan baterai ion-lithium yang hemat energi oleh Departemen Teknik Metalurgi dan Material FTUI.

    Hal ini terus dikembangkan sampai saat ini dengan melakukan riset terkait sistem motor listrik, sistem charging baterai, serta kajian sosial ekonomi terkait perubahan perilaku konsumen otomotif.

    Industri baterai kendaraan listrik (EV battery) merupakan salah satu prioritas pemerintah saat ini. Investasi di sektor tersebut diproyeksikan akan menjadikan Indonesia naik kelas dari produsen dan eksportir bahan mentah, menjadi pemain penting pada rantai pasok dunia untuk industri baterai kendaraan listrik.

    Kementerian Investasi/BKPM berkomitmen untuk mewujudkan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia, mulai dari produksi baterai hingga kendaraan listrik dan pemasarannya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id