Penyediaan Obat Covid-19 Paling Teratas di Top 5 Populer Sepekan

    Nia Deviyana - 01 Agustus 2021 14:18 WIB
    Penyediaan Obat Covid-19 Paling Teratas di Top 5 Populer Sepekan
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Berita populer dalam sepekan datang dari berbagai isu, mulai dari pandemi covid-19 hingga sektor keuangan dan global. Adapun berita yang paling teratas dalam sepekan yaitu terkait fokus pemerintah dalam penyediaan obat covid-19. Penyediaan vaksin buatan BUMN pun masuk daftar terpopuler pekan ini.

    Selanjutnya dari global, pertemuan tingkat tinggi pejabat Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berakhir dengan kritik dari kedua belah pihak. Hal ini bakal menambah panasnya perang dagang yang masih membayangi kedua negara.

     



    Kemudian dari sektor keuangan, OJK menyatakan debt collector atau penagih utang tak bisa asal dalam menagih utang kepada nasabah. Hal ini menyusul banyaknya laporan tidak menyenangkan terkait tata cara penagihan utang.

    Medcom.id merangkum lima berita populer dalam sepekan sebagai referensi bagi pembaca yang memantau perkembangan isu ekonomi terkini.

    1. Dua Bulan ke Depan, Erick Thohir Fokus Penyediaan Obat Penanganan Covid-19

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan obat-obatan untuk keperluan penanganan covid-19 tersedia dan tidak terjadi penimbunan.
     
    Erick mengatakan, pihaknya akan fokus pada persediaan obat selama dua bulan ke depan di apotek yang dikelola BUMN, holding rumah sakit BUMN, dan paket dua juta paket obat yang disuplai BUMN kepada TNI untuk masa PPKM.

    Baca selengkapnya di sini.

    2. Pertemuan AS-Tiongkok Berakhir Saling Kritik

    Pertemuan tingkat tinggi lainnya antara pejabat Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang kali ini di Kota Tianjin, Tiongkok, atau tepat di luar Beijing berakhir dengan kritik dari kedua belah pihak. Sejauh ini, hubungan kedua negara masih memanas yang imbasnya terhadap laju perekonomian.

    Baca selengkapnya di sini.

    3. OJK: Debt Collector Tak Bisa Asal Tagih Utang

     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan debt collector atau penagih utang tak bisa asal dalam menagih utang kepada nasabah. Debt collector harus memiliki sertifikasi serta menjalankan ketentuan sesuai tata cara penagihan yang benar.

    Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo menjabarkan, ketentuan mengenai debt collector sudah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. Bagaimana ketentuannya?

    Baca selengkapnya di sini.

    4. Persaingan AS-Tiongkok Dinilai Bakal Terus Berlangsung

    Persaingan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok kemungkinan bakal bertahan untuk beberapa waktu mendatang setelah kedua negara memberikan tuntutan satu sama lain yang tidak dapat dijangkau. Padahal, perselisihan di antara keduanya memberikan efek negatif terhadap aktivitas perekonomian.
     
    Pernyataan itu dilontarkan Scott Kennedy dari lembaga think tank Center for Strategic and International Studies yang berbasis di Washington DC setelah para pejabat dari kedua negara menyimpulkan pertemuan tingkat tinggi di Kota Tianjin di Tiongkok. Dalam pertemuan itu, tidak ada kata kesepakatan yang dicapai.

    Baca selengkapnya di sini.

    5. Erick: RI Siap Produksi Vaksin BUMN Mei 2022

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut vaksin covid-19 buatan perusahaan pelat merah siap diproduksi secara massal pada Mei-Juni 2022. Vaksin BUMN dibuat oleh PT Bio Farma (Persero) yang bekerja sama dengan Universitas Baylor, Amerika Serikat.

    Baca selengkapnya di sini.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id