comscore

Genjot Dana Murah, BTN Incar Transaksi Tabungan Bisnis Rp7 Triliun

Eko Nordiansyah - 07 Juli 2022 15:32 WIB
Genjot Dana Murah, BTN Incar Transaksi Tabungan Bisnis Rp7 Triliun
Wakil Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (kanan) dalam acara Media Briefing Tabungan BTN Bisnis. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk gencar memasarkan Tabungan BTN Bisnis dengan menyasar pebisnis dari berbagai segmen dan sektor usaha baik yang berada di industri hulu maupun hilir. Bahkan BTN menargetkan tabungan bisnis tersebut bisa mencapai Rp7 triliun.

Wakil Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, Tabungan BTN Bisnis merupakan inisiatif strategis Bank BTN untuk peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel melalui pengembangan Current Account and Saving Account berbasis transaksional.
"Tabungan BTN Bisnis yang memberikan kemudahan transaksi kepada segmen pebisnis seperti SME, perdagangan, properti, dan lain-lain, baik secara individu maupun secara institusi," kata dia ditemui di kantor pusat BTN, Jakarta, Kamis, 7 Juli 2022.

Direktur Distribution & Funding Bank BTN Jasmin mengatakan Tabungan BTN Bisnis dapat menunjang aliran transaksi di antara para pedagang dari supplier, pengolah bahan baku maupun penjual di rantai bisnis industri. Apalagi pertumbuhan bisnis produk lokal makin diminati dengan kualitas dan produk yang inovatif.

"BTN terus berupaya melakukan pendekatan dengan pengusaha yang berbisnis produk buatan lokal/dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). Pertumbuhan bisnis yang pesat perlu didukung layanan perbankan yang mumpuni dan mendukung transaksi," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Tabungan BTN Bisnis mengandalkan sejumlah fitur menarik untuk mendukung transaksi bisnis para pengusaha, di antaranya besaran limit transaksi misalnya nilai transfer antar rekening BTN maupun Bank lain lebih besar Selain  itu Tabungan BTN bisnis masih menerapkan bebas biaya transfer dan administrasi.

"Yang juga istimewa dari Tabungan BTN  Bisnis adalah rincian informasi terkait transaksi bisnis yang detail misalnya mencantumkan identitas pengirim dana dan informasi metode transaksi yang masuk, apakah dengan Qris atau EDC dan sebagainya," ujar Jasmin.

BBTN menggarap Tabungan BTN Bisnis sejak akhir Maret 2022 dan mencatatkan Number of Account (NOA) atau jumlah tabungan mencapai 15 ribu rekening. Sementara Value of Account atau VOA  sekitar Rp1,5 triliun. Adapun komposisi pemegang Tabungan BTN Bisnis mayoritas atau sekitar 90 persen adalah individu sementara sisanya adalah lembaga.

"Seiring dengan peningkatan jumlah nasabah, 2022 kami perkirakan volume transaksi Tabungan BTN Bisnis mencapai Rp5 triliun hingga Rp7 triliun," pungkas Jasmin.

Dengan Tabungan BTN Bisnis, Jasmin berharap Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN semakin besar terutama porsi Current Account & Saving Account (CASA). Per Mei 2022, DPK tumbuh positif sebesar 7,57 persen (yoy) dimana secara Rasio CASA tumbuh 2,83 persen (yoy) dari 41,24 persen pada Mei tahun lalu menjadi 44,08 persen pada Mei 2022.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id