Poktan Kota Metro Dapat Bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat

    Gervin Nathaniel Purba - 26 Maret 2021 06:40 WIB
    Poktan Kota Metro Dapat Bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat
    Ilustrasi alsintan. (Foto: MI/CIkwan)



    Metro: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Lampung, menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat kepada sejumlah kelompok tani (Poktan). Selain alsintan, juga diserahkan bantuan pakan ternak dan bibit ikan.

    Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Walikota Metro Wahdi Siradjuddin bersamaan pada panen raya padi musim tanam pertama, di Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara, Lampung, 24 Maret lalu.






    Wahdi mengatakan, saat ini luas lahan persawahan produktif di Kota Metro mencapai lebih kurang 2.984 hektare (ha).

    "Hasil panen hari ini kurang lebih 6,4 ton per ha dan menurut Bulog hasil panen kita cukup baik," kata Wahdi, dikutip keterangan tertulis, Jumat, 26 Maret 2021.

    Dia berharap, hasil panen padi petani bisa menopang pencapaian swasembada pangan di Kota Metro. Terlebih, dengan perhatian pemerintah kepada kelompok tani dengan memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana budidaya untuk mendongkrak produksi padi para petani.

    Wahdi juga mengimbau DKP3 Kota Metro terus melakukan terobosan mencari solusi permasalahan pada bidang pertanian, seperti kebutuhan air, pupuk, dan lainnya.

    Kepala DKP3 Kota Metro Heri Wiratno mengatakan, bantuan alsintan yang diserahkan kepada poktan berupa 10 pompa air, tiga unit traktor roda dua, satu unit traktor roda empat, pakan ternak, dan bibit ikan.

    "Selain bantuan alsintan yang diberikan kepada kelompok tani, P3A dan KWKWT. Pembangunan dan perbaikan jaringan tresier, irigasi juga terus dilakukan. Tujuannya agar segala macam kebutuhan pertanian terpenuhi," ujar Heri.  

    Dia menambahkan, DKP3 juga sedang mengusulkan bantuan pertanian untuk 2022 mendatang.

    "Swakelola dan sumber dana dari DAK dan APBD, sekitar Rp4,1 miliar. Untuk tahun mendatang lagi pengusulan bantuan ke pemerintah pusat. Jika disetujui, bantuan diberikan kepada kelompok tani yang belum mendapatkan bantuan. Biar merata," ujar Heri.

    Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, apabila alsintan bisa dikelola dengan baik akan memberi penghasilan tambahan bagi Poktan atau Gapoktan. Poktan atau Gapoktan bisa membentuk UPJA, koperasi dan kelompok usaha bersama (KUB) untuk mengembangkan alsintan bantuan pemerintah.

    "Alsintan yang dikelola UPJA di sejumlah daerah sudah banyak yang berhasil. UPJA terbukti bisa memberikan nilai tambah kepada poktan atau gapoktan," kata Sarwo Edhy.


    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id