PLN Gratiskan Biaya Sambung Listrik untuk Korban Gempa Mamuju-Majene

    Suci Sedya Utami - 24 Januari 2021 12:50 WIB
    PLN Gratiskan Biaya Sambung Listrik untuk Korban Gempa Mamuju-Majene
    Ilustrasi. Foto: Dok. PLN
    Mamuju: PT PLN (Persero) memberikan keringanan terhadap pelanggan terdampak gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Perusahaan pelat merah itu akan memberikan layanan penyambungan listrik kembali secara gratis bagi pelanggan yang bangunannya mengalami kerusakan.

    Saat ini PLN sedang melakukan pendataan bangunan seperti rumah, toko, rumah ibadah, ataupun bangunan lain yang rusak akibat guncangan gempa untuk mengamankan kabel Sambungan Rumah (SR) dan kWh meternya.

    General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid mengatakan, untuk bangunan pelanggan yang mengalami rusak berat, tentu demi keamanan dan keselamatan PLN bakal mengamankan dulu kabel sambungan rumah dan kilowatt hour (kWh) meternya.

    "Nanti ketika bangunan sudah kembali jadi dan instalasi listriknya dipastikan aman, PLN segera akan memasang kembali kWh meter di bangunan pelanggan tersebut. Kami pastikan tidak ada biaya,” tutur Awaluddin dalam keterangan resmi, Minggu, 24 Januari 2021.

    Jika membutuhkan layanan PLN, pelanggan dapat menghubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Playstore atau Appstore, serta melalui contact center PLN 123.

    Sejak, Rabu kemarin, PLN telah berhasil memulihkan seluruh gardu terdampak gempa di Mamuju dan Majene. Total 856 gardu yang melistriki 85 ribu pelanggan kini menyala kembali.

    Pemulihan kelistrikan kini hanya menyisakan 16 gardu wilayah Ulumanda. Hingga Sabtu kemarin, akses jalan menuju lokasi masih terputus akibat longsoran tanah. PLN terus berkoordinasi dengan Bupati Majene untuk proses pemulihan kelsitrikan di Ulumanda.

    Untuk sementara, PLN telah mengirimkan genset ke lokasi dan 25 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) sebagai alternatif cahaya sementara bagi warga kecamatan Ulumanda.

    "Petugas kami siap untuk melakukan pemulihan di Ulumanda. Nanti, begitu jalur sudah bisa dilalui, petugas langsung ke lokasi untuk pemulihan," tambah Hafid.

    Selain melakukan pemulihan tenaga listrik PLN juga telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp890 juta berupa bahan pangan, makanan siap santap, tenda dan tikar, pakaian, selimut, obat-obatan, perlengkapan medis, toilet portable, serta alat penampungan air bersih.

    PLN juga menerjunkan sembilan tenaga medis dan dua ambulans untuk memberikan layanan kesehatan kepada korban gempa.

    Selain itu, PLN juga menjadi koordinator satuan tugas penyaluran bantuan di Sulawesi Barat dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Total bantuan yang disalurkan oleh BUMN dan dilaporkan melalui satgas lebih dari Rp2,8 miliar.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id