Usai ke AS dan Jepang, Eksportir Pengolahan Udang Sasar Pasar Domestik

    Ade Hapsari Lestarini - 26 Januari 2021 20:32 WIB
    Usai ke AS dan Jepang, Eksportir Pengolahan Udang Sasar Pasar Domestik
    Usai ke AS dan Jepang, Eksportir Pengolahan Udang Sasar Pasar Domestik. Foto: dok PMMP.



    Situbondo: PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) memperluas ekspansi bisnis secara domestik, usai memiliki pasar ekspor di Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

    Emiten yang bergerak di sektor konsumen berbasis ekspor, khususnya sektor pengolahan udang ini menyasar pasar dalam negeri melalui Ebinoya.




    Direktur Utama PMMP Martinus Soesilo mengungkapkan sebagai bentuk strategi untuk memperluas pangsa pasar domestik, Ebinoya telah menekan kontrak kerja sama dengan beberapa retailers di Indonesia, di antaranya LotteMart, Aeon, Papaya Surabaya, Yogya Group, Meat Mart Bali, Frestive Bali, dan Smarco Medan.

    Sementara pada segmen restoran dan food service, Ebinoya juga telah memasok ke beberapa restoran seperti HokBen, Sushi Tei Surabaya, ThaiStreet Surabaya, dan Das Bistro-Soesjach Bali.

    Dia menambahkan hal ini menjadi bentuk penerapan strategi bisnis PMMP dalam meningkatkan volume penjualan produk value added selain yang telah dipasarkan di pasar utama PMMP yakni AS dan Jepang hingga kini memasuki pasar domestik Indonesia.

    "Ebinoya merupakan bentuk dari kesiapan perseroan dalam menangkap potensi peningkatan permintaan pasar domestik ke depannya," kata dia.

    Selain menyasar pasar domestik, Ebinoya juga sudah mulai dipasarkan melalui platform e-commerce, sejalan dengan perkembangan teknologi digital di Indonesia.

    "Melalui ekspansi bisnis ini, kami berharap dapat melakuan penetrasi pasar lokal yang belum kami explore. Dengan potensi pasar lokal yang masih sangat besar, PMMP berharap melalui strategi ini dapat meningkatkan pendapatan usaha perseroan ke depannya," tuturnya.

    Martinus menambahkan dengan menyasar pasar dalam negeri, perseroan terus mencari peluang usaha dengan menambah varian produk agar dapat diterima dengan baik oleh konsumen.

    Kinerja positif di tengah pandemi

    Di tengah pandemi covid-19, perseroan menghasilkan kinerja keuangan yang positif dengan kenaikan volume penjualan sebesar 14 persen (YoY Juni 2020).

    Selain itu, penjualan perseroan mencapai USD83,3 juta pada Juni 2020 atau naik USD9,3 juta atau 12,6 persen dari penjualan Juni 2019 sebesar USD74 juta. Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar USD5,3 juta pada Juni 2020. Angka ini naik sebesar USD4,6 juta atau naik sebesar 630 persen dari laba bersih pada Juni 2019 sebesar USD0,7 juta.

    Di sisi lain, penjualan perseroan pada segmen varian value added juga memperoleh peningkatan signifikan sampai dengan Juni 2020, dengan kenaikan volume penjualan sebesar 66,4 persen yakni dari 1.073 ton menjadi 1.786 ton. Kemudian mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar 54,4 persen, yakni dari USD8,6 juta menjadi USD13,3 juta.

    Pencapaian ini sejalan dengan strategi usaha perseroan untuk menambah porsi penjualan varian value added yang mampu meningkatkan margin laba perseroan. Serta didukung dengan penambahan kapasitas produksi Perseroan dan meningkatnya demand akan produk value added perseroan.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id