RI Tiru Mesir Kembangkan Data Digital Hulu Migas

    Suci Sedya Utami - 03 Desember 2020 17:09 WIB
    RI Tiru Mesir Kembangkan Data Digital Hulu Migas
    Ilustrasi. Foto: AFP
    Jakarta: Pemerintah berencana mengembangkan pusat data digital di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Langkah ini mengikuti jejak Mesir yang telah terlebih dahulu menerapkan pengelolaan data seismik 2D, 3D, geologi dan geospasial (G&G) untuk meningkatkan produksi migas.

    Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nanang Abdul Manaf mengatakan, berkaca dari kisah Mesir, negeri Piramida itu sukses mendatangkan investor untuk melakukan eksplorasi dengan umpan data 3D.

    "Pemerintah, Pusdatin (ESDM) punya rencana untuk membangun upstream digital data, mengikuti kisah sukses dari Mesir yang telah mengelola digital data, jadi investor datang untuk melakukan eksplorasi," kata Nanang dalam International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas (IOG) yang digelar secara virtual, Kamis, 3 Desember 2020.

    Nanang menuturkan, pada 2015-2017, Pemerintah Mesir melakukan survei di Laut Merah. Data dari survei tersebut kemudian dijual dan laku dibeli oleh calon investor untuk melihat secara teknis kondisi di Laut Merah. Dari data ini diketahui ada cadangan yang cukup besar yakni sekitar 40 triliun kaki kubik (tcf) gas yang sekarang mulai diproduksi.

    "Jadi betapa cepatnya dari proses reformasi yang dilakukan, kemudian pemerintah melakukan (survei) 3D seara masif, kemudian ada discovery dan di-develop dan akhirnya berproduksi," tutur dia.

    Lebih lanjut, mantan Direktur Utama PT Pertamina EP ini mengatakan saat ini Kementerian ESDM tengah mendekati provider teknologi terbaik untuk mengembangkan sistem digital pengelolaan data hulu migas.

    Apalagi, kata Nanang, Indonesia masih memiliki 68 cekungan migas yang belum tersentuh. Ia yakin cekungan-cekungan tersebut memiliki potensi cadangan yang besar yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan produksi migas di Tanah Air.

    "Jadi kita fokus untuk beberapa area khususnya di barat Indonesia yang masih menantang dan menarik untuk dieksplorasi. Lalu di utara Sumatra menemukan cadangan minyak tapi masih harus dibuktikan jadi saya pikir kita masih punya potensi," pungkasnya. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id