Pengusaha Restui Kebijakan Anies Tarik Rem Darurat PSBB

    Ilham wibowo - 10 September 2020 09:24 WIB
    Pengusaha Restui Kebijakan Anies Tarik Rem Darurat PSBB
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO
    Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merestui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperketat di DKI Jakarta mulai 14 September 2020. Alasan menipisnya kapasitas tempat tidur isolasi pasien virus korona (covid-19) bisa dipahami.

    "Kami tidak ada pilihan karena memang angkanya (penularan covid-19) sudah tidak dapat dikendalikan," kata Wakil Ketua Apindo Shinta Kamdani, kepada Medcom.id, Kamis, 10 September 2020.

    Kalangan pengusaha tetap mendesak pemerintah bisa tetap menyeimbangkan aspek kesehatan dan ekonomi. Evaluasi berkala perlu dilakukan dengan progres yang membuat kedua aspek tersebut bisa berjalan secara berkelanjutan.

    Tak hanya itu, pemerintah dan dunia usaha juga harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Kawasan bisnis seperti perkantoran sangat penting untuk tidak menjadi klaster penularan wabah.

    "Ekspektasi level kegiatan ekonomi di Jabodetabek akan turun ke level yang sedikit lebih tinggi dari April-Mei," kata dia.

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menarik pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Senin, 14 September 2020. Pembatasan transisi dihapus dan dikembalikan seperti awal.
     
    "Tidak ada pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 9 September 2020.
     
    Menurut dia, situasi pandemi di Jakarta masuk kategori darurat. Keputusan ini telah disepakati dalam rapat gugus tugas percepatan penanganan korona di Jakarta.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id