Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Pemerintah akan Fokus ke Industri Hilir Nikel

    Antara - 11 Januari 2021 07:39 WIB
    Punya Cadangan Terbesar di Dunia, Pemerintah akan Fokus ke Industri Hilir Nikel
    Presiden Joko Widodo. Foto: AFP.
    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dalam lima tahun ke depan pemerintah ingin fokus ke industri hilir dari komoditas bijih nikel, mengingat Indonesia memiliki cadangan terbesar di dunia.

    "Indonesia punya cadangan nikel terbesar di dunia, 25 persen cadangan nikel di dunia ada di Indonesia, yang jumlahnya kurang lebih 21 juta ton. Indonesia mengontrol hampir 30 persen produksi nikel di dunia," kata Presiden Jokowi dalam peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan secara virtual, dikutip dari Antara, Senin, 11 Januari 2021.

    Presiden Jokowi mengatakan Indonesia telah memiliki industri bijih nikel yang terintegrasi dari sektor hulu ke hilir dengan produksi seperti feronikel ataupun baja tahan karat.

    Baca: Persiapan RI Menjadi Produsen Nikel Dunia

    Ke depan, kata Presiden Jokowi, Indonesia juga perlu mengolah bijih nikel menjadi baterai litium yang dapat digunakan untuk ponsel dan mobil listrik.

    Penciptaan sektor-sektor ekonomi baru dari rantai hulu ke hilir industri bijih nikel itu diyakini Presiden Jokowi akan menimbulkan banyak lapangan kerja.

    Jika berhasil menjadi produsen baterai litium, kata dia, maka Indonesia akan menjadi pemain penting dalam rantai industri mobil listrik dunia.

    "Ke depan kita ingin kerja sama BUMN dengan swasta, BUMN dan perusahaan multinasional. Kita ingin masuki fase berikutnya untuk memasuki produksi baterai litium sebagai komponen utama kendaraan listrik yang ke depan sebuah kesempatan besar bagi kita masuk ke otomotif industri electric vehichle, yang ke depan semuanya akan pindah ke sana," jelas Presiden Jokowi.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id