Pandemi Bikin 88% Perusahaan Alami Kerugian Operasional

    M Iqbal Al Machmudi - 19 Februari 2021 13:40 WIB
    Pandemi Bikin 88% Perusahaan Alami Kerugian Operasional
    Ilustrasi. Foto: dok MI/Immanuel.



    Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengemukakan pandemi covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan, termasuk dalam sektor ketenagakerjaan. Berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada 2020 menunjukkan bahwa sekitar 88 persen perusahaan terdampak pandemi yang mengakibatkan kerugian pada operasional perusahaan.

    Menurutnya kerugian tersebut umumnya disebabkan menurunnya penjualan, yang berakibat berkurangnya volume produksi. Dari survey tersebut juga didapatkan informasi bahwa meskipun mengalami kerugian operasional dan pengurangan volume produksi, sebagian besar perusahaan tetap mempekerjakan pekerjanya.






    "Meski begitu Alhamdulillah pada pandemi, sebagian besar perusahaan masih mempekerjakan pekerjanya. Kita beri apresiasi untuk perusahaan tersebut," kata Ida, dikutip dari Mediaindonesia.com, Jumat, 19 Februari 2021.

    Ia mengatakan, dari dampak pandemi tersebut, hanya terdapat 17,8 persen perusahaan yang memberlakukan pemutusan hubungan kerja. "Selain itu 25,6 persen perusahaan yang merumahkan pekerjanya, dan 10 persen yang melakukan keduanya," ujarnya.

    Untuk meningkatkan kompetensi masyarakat Ida membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahap I, dirinya menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BBPLK Bekasi dan 12 perusahaan untuk penempatan peserta pelatihan.

    Dua belas perusahaan itu terdiri dari PT Berca Schindler, PT Kekar Karya Indonesia, PT Inti Ganda Perdana, PT Arnott's Indonesia, PT Redioro Tunggal Raya, PT Federal Nittan Industries, PT Cisindo, PT Haeng Nam Sejahtera Indonesia, PT Indomarco Primatama Cabang Bekasi, PT PNM Indonesia, PT Hempel Indonesia, dan PT Swadarma Duta Data.

    Pembukaan PBK Tahap I ini merupakan salah satu dari rencana lima tahap pelatihan BBPLK Bekasi di 2021. Pada 2021 ini, pihaknya memberikan target peserta kepada BBPLK Bekasi sebanyak 2.080 orang peserta atau 130 paket. Dua dari 130 paket itu di antaranya berupa program teknisi ahli yang berdurasi 1.200 jam pelatihan ditambah magang selama tiga bulan di perusahaan.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id