Ketua MPR: Ekosistem Startup Berkontribusi Penting bagi Perekonomian

    Angga Bratadharma - 16 April 2021 16:17 WIB
    Ketua MPR: Ekosistem <i>Startup</i> Berkontribusi Penting bagi Perekonomian
    Ketua MPR Bambang Soesatyo. FOTO: MPR



    Jakarta: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebutkan ekosistem startup memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Diharapkan kontribusinya bisa terus meningkat dari waktu ke waktu dan nantinya membantu upaya pemerintah memaksimalkan pemulihan dan laju perekonomian.

    "Hingga awal Maret 2021, jumlah startup di Indonesia mencapai 2.219 unit, terbanyak kelima di dunia. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya masuk kategori unicorn yang mempunyai valuasi lebih dari USD1 juta dan satu decacorn dengan valuasi lebih dari USD10 juta," ucap Bambang, dalam keterangan resminya, Jumat, 16 April 2021.






    Merespons kontribusi startup terhadap pertumbuhan ekonomi, Kontrak Hukum menegaskan akan siap terus membantu menopang perkembangan pelaku usaha di tengah pandemi dengan memberikan layanan legalitas yang berkualitas. Tumbuh dan berkembangnya pelaku usaha di Indonesia sangat penting agar perekonomian kian tangguh.

    "Keberhasilan Kontrak Hukum merupakan cermin semangat bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya, kami ingin maju bersama dalam membangun perekonomian bangsa," kata Founder dan CEO Kontrak Hukum Rieke Caroline.

    Ke depan, masih kata Rieke, Kontrak Hukum berharap kesadaran akan pentingnya legalitas semakin banyak dimiliki oleh pelaku usaha. "Sehingga dapat mempermudah perkembangan bisnisnya dan berujung menjadi pondasi pembangun perekonomian nasional di tengah pandemi covid-19," tuturnya.

    Di sisi lain, Rieke mengapresiasi penghargaan yang didapatkan dari MPR dalam kompetisi BSC Socio Digitechnopreneur Innovation Awards 2021 yang diselenggarakan Brain Society Center (BS-Center). "Mendapatkan penghargaan ini bagi kami merupakan legitimasi," kata Rieke.


    Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih sebelumnya menyebutkan ada 23 startup besutan anak bangsa yang dilahirkan dari program Startup4Industry Kemenperin sudah siap mendunia.
     
    "Potensi startup dan tech provider Indonesia yang luar biasa ini perlu didorong oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian, agar dunia industri yakin terhadap kemampuan mereka," kata Gati.

    Gati memaparkan, dari pelaksanaan program Startup4Industry, 23 startup ini terpilih menjadi co-exhibitor Hannover Messe 2021 dan siap untuk go global.


    Adapun tiga dari 23 perusahaan berbasis teknologi yang menjadi co-exhibitor di Hannover Messe dan siap mendunia yaitu PT Mygrowtek Jaya Imajin (Imajin), yakni startup yang berasal dari salah satu pendukung program Startup4Industry yaitu Asosiasi Printer Tridimensi.
     
    "Startup ini mengajak manufaktur Indonesia untuk saling berbagi sumber daya dan terhubung membentuk hub factory sharing. Resources sharing dan economy sharing adalah bagaimana manufaktur dan roda ekonomi di industri 4.0 berjalan," pungkas Gati.


    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id